Bupati Selayar Kemukakan Alternatif Solusi Jaminan Ketersedian BBM


SELAYAR,MEDIATA.id– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan Rapat dengan mengundang khusus Pjs. GM Marketing Operation Region VII Pertamina Makassar, I Ketut Permadi Aryakuumara Dalam rangka untuk meningkatkan ketersediaan dan kelancaran pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM), Rabu( 26/12/2018) di Ruang Pola Rapat Pimpinan, Jl. Jendral Ahmad Yani Benteng Selayar.

Hadir dalam rapat tersebut Kapolres Kepulauan Selayar diwakili, Ketua Pengadilan Negeri Selayar diwakili, Kepala Kejaksaan Negeri Selayar Cumondo Trisno, SH., Para Asisten, Kepala Dinas, Para Camat, Pimpinan Perusahaan APMS dan Penyalur BBM serta perwakilan Transportir BBM Bersubsidi.

Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Selayar Muh Basli Ali setelah menyampaikan beberapa poin alternatif solusi ketersediaan BBM di desa pelosok dan wilayah pulau terkait kesulitan masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar mengakses BBM.

“Sangat mengganggu aktifitas masyarakat selayar dengan pemandangan antrian panjang di dua APMS khususnya di Parappa, antrian panjang ditemukan karena tidaknya berfungsi sebagian nossel di APMS,” ujar Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali.

Ada 3 Alternatif Solusi yang dikemukakan oleh Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali. Pertama adalah pendistribusian jangka pendek, jangka menegah dan ketiga jangka panjang.

Muh. Basli Ali menjelaskan Alternatif Solusi tersebut. Pertama Meningkatkan koordinasi guna mendapakan jaminan kepastian optimalnya pelayanan BBM oleh dua sub penyalur. Yang kedua mendapatkan jaminan kepastian berfungsinya semua nossel yang ada di APMS. Ketiga meningkatkan jam pelayanan APMS di Selayar yaitu mulai Buka dari pukul 8.00 hingga pukul 20.00 Wita.

Selanjutnya Bupati Kepulauan Selayar berharap mendapatkan jaminan pengangkutan kapal tanker dan jaminan sanksi keras apabila ditemukan pelanggaran bagi APMS.

“Alternatif Solusi ini diharap tidak bertentangan dengan aturan yang ada,” ujar Muh. Basli Ali.

Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali juga menyampaikan bahwa Ia sudah melaporkan 3 hal ke Persiden Jokowi yang mesti menjadi perhatian pemerintah pusat saat pertemuan para Bupati di Makassar.

Ketiga poin tersebut adalah yang pertama adalah persoalan listrik, kedua adalah persoalan bendungan dan ketiga adalah persoalan BBM. (Muh Jufri)

Comment