SELAYAR,MEDIATA.ID-PHBI Kec. Pasimasunggu dalam rapatnya yang dipimpin langsung Oleh Ketuanya Muhsar pada beberpa hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, telah disepakati Adam Yordan sebagai Khatib Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442, 13 Mei 2021.

Selain menetapkan Adam Yordan sebagai Khatib. PHBI juga menetapkan Akbar Budi Tangguna A. Md. Kep sebagai Imam Sholat dan Badrus. S. Pd.i sebagai Muzakkir.
Adam Yordan sendiri yang lahir di Benteng Jampea putra dari Maulid ini merupakan Mahasiswa dari Universitas Salahuddin Al Ayubi yang juga jebolan Pesantren Darul Rahman yang masing masing di Jakarta Selatan.
Sementara Akbar Budi Tangguna merupakan Putra asal Ternate Maluku Utara yang kesehariannya sebagai Tenaga Kesehatan ( Nusantara Sehat) di Puskesmas Benteng Jampea . Begitu pula Badrus .S.Pd.i merupakan putra Sapekan Madura Jawa Timur yang mempersunting gadis Benteng Jampea.
Adam Yordan sendiri jika kita melihat dari sisi Usia memang masih belia, namun ketika bertindak sebagai khotib yang dihadiri ribuan jamaah Ied yang dipusatkan dilapangan Kramat Benteng Jampea , dirinya mampu membuktikan bahwa usia bukanlah ukuran sebab semua jamaah terkagum kagum mendengarkan hotbahnya.
Panitia memang telah menyiapkan Konsep Hotbah Seragam dari Ketua Forsam H. Saiful Arif .SH. yang juga adalah Wakil Bupati Kab. Kepulauan Selayar dengan judul Menahan diri, Suarat Utama Untuk Menjemput Janji Ilahi bagi Merka Yang Bertaqwa.
Namun karena kepiawaian dari seorang Adam Yordam maka Konsep yang ada, dirinya mampu membuat Jamaah terkagum karena konsep yang ada lebih banyak yang dihafal yang ahirnya terkesan kalau dirinya tidak lagi menggunakan konsep.
Dalam materi Hotbahnya, khotib Adam Yordan menyampaikan Buku Tasauf Modrn Karya Buya Hamka yang menceritakan kisah Raja Iskandar Zulkarnain yang mana suatu ketika Raja Iskandar melewati sebuah sungai dengan rombongan terbagi 3 Golongan.
Para Jamaah semakin terkagum kagum ketika Mahasiswa Semester 3 pada Universitas Salahuddin Al Ayubi ini mengupas tuntas dengan gayanya yng khas dari makna yang terkandung dari kisah perjalanan Raja Iskandar Zulkarnain ini.
Pada bagian lain dari Khotbahnya, menurutnya Berpuasa bukanlah sekedar mengumpulkan sebanyak banyaknya Pahala, melainkan Bulan Latihan untuk melahirkan Karakter ,kepribadian yang Istiqomah,pribadi yang komitmen ,konsisten dan konsekwen dalam menjalankan Agama.
Orang baik bukanlah orang yang tidak pernah berbuat salah, orang yang baik adalah orang yang apa bila terlanjur berbuat salah, dosa atau maksiat,atau menganiaya dirinya sendiri, langsung mengingat Allah lalu minta Ampun atas kesalahannya .
Pada bagian ahir dari hotbahnya, ia mengajak untuk kita berjamaah dan bergandengan tangan untuk membangun kekuatan dahsyat dalam menghindarkan diri dari Dosa Besar, Kedurhakaan dan ke Zoliman termasuk kebijakan dan perbuatan yang menimbulkan kerusakan alam yang sistemik dan masif.
Pelaksanaan Soholat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H atau 13/5-2021 Masehi ini berjalan aman dan lancar serta tetap mematuhi protokol Kesehatan memakai Masker dan tes suhu badan kerjasama Panitia dengan Puskesmas setempat yang dikoordinir langsung Kepala Puskesmas H. Abdullah . S. Kep.
(Muhsar)

Comment