Penulis : Muhsar
SELAYAR, MEDIATA.ID– Selama ini Warga Kampung Tangnga Desa Teluk Kampe, Kecamatan Pasimasunggu Selayar merasa kesulitan mendapatkan air bersih utamanya bagi mereka yang rumahnya tidak jauh dari pantai.
Dengan demikian warga yang bermukim disekitar ini , harus mengambil air yang tempatnya agak jauh dari tempat merika tinggal.
Melihat kondisi seperti ini, Kepala Desa Teluk Kampe H. Abd. Wahab. S. Pd. Pengadaan sumber air bersih ini menjadikannya sebagai program prioritasnya bahkan masuk sebagai agenda politiknya.
Olehnya itu, masuk 3 tahun masa jambatannya, Kepala Desa H. Abd. Wahab sudah mulai merintisnya dengan terlebih dahulu membuat persiapan penampungannya yang nantinyan akan disalurkan ketiap tiap rumah penduduk utamanya yang berada disekitar pantai.
Kini disisa masa jabatannya yang tinggal 2 Tahun ini , sudah merencanakan pipanisasi dan pengeboran sumber airnya.
Melihat sisa masa Jabatannya yang tinggal 2 Tahun lagi. Kepala desa sangat yakin kalau Warganya bakal menikmati Arir bersih sebelum masa jabatannya berahir pada 2024 mendatang.
Saya yakin pak sebelum masa jabatan saya berahir , warga Kampung Tangnga ini bakal menikmati Air bersih dengan muda , karena saya akan pokus pada kegiatan ini sebab semua rencana prioritas sudah selesai semua termasuk Pembangunan Kantor Desa, Kantor BPD, TK dan Akses Jalan rabat semuanya telah rampung, dan bahkan Posyandu di tiap dusun juga sudah tersedia.
Hal ini dijelaskan Kepala Desa H. Abd. Wahab. S. Pd. Saat ditemui di Kantornya yang didampingi Babinsa Serda Suprianto, Sekretaris Desa Muh. Ikmal dan Kepala Dusun Muh. Nasir serta staf Desa Lainnya, Senin (12/12/2022).
Untuk diketahui bahwa jumlah penduduk DesaTekuk Kampe ada 986 jiwa dan 339 Kepala Keluarga ( KK ) serta 252 Buah rumah yang tersebar pada 3 buah Dusun yakni Dusun Eremata dan Dusun Kampung Camba serta Dusun Kampung Tangnga.
Sementara itu Sejretaris Desa Muh. Ikmal dalam bincang santainya dengan Wartawan Media ini berharap agar Pemerintah Kecamatan bisa setiap saat melakukan monitoring ke Desa.
Ini dimaksudkan agar apa yang menjadi proram Desa bisa berjalan maksimal atas saran dan masukannya sehingga tidak menimbulkan kesan bahwa perogram Kepala Desa tidak tepat sehingga menimbulkan persoalan pinta Ikmal dengan sedikit bergurau namun penuh harap.(**)

Comment