Pemprov Sulsel Perkuat Ekonomi Lewat Efisiensi Anggaran dan Sertifikasi UMKM

MEDIATA.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran daerah.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa efisiensi bukan berarti pemangkasan, melainkan pengalihan anggaran ke sektor-sektor yang lebih prioritas dan strategis.

“Pokoknya dari awal sudah kita efisiensi, dan akan terus kita efisiensi. Efisiensi dalam artian sebenarnya bukan memotong, tapi mengalokasikan ke tempat yang lebih penting,” ujar Andi Sudirman, Senin (6/9/2025).

Ia menambahkan, langkah efisiensi ini dilakukan agar arah kebijakan pembangunan daerah sejalan dengan dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) serta rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN).

“Definisi efisiensi kita itu adalah mengalihkan ke tempat yang lebih penting. Yang diarahkan supaya sejalan RPJMD dengan RPJMN,” sambungnya.

Selain itu, Andi Sudirman juga menyoroti pentingnya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di luar sektor-sektor konvensional.

Menurutnya, peningkatan PAD tidak selalu harus berbentuk pemasukan langsung ke kas daerah.

“Sebenarnya pendapatan tidak harus masuk ke provinsi, tidak semuanya ya. Kita juga nanti ada seperti bagaimana memperbaiki rumah sakit-rumah sakit kita. Tapi itu juga pekerjaan-pekerjaan yang hanya untuk pelayanan, kita mau perbaiki,” jelasnya.

Ia mencontohkan, salah satu langkah strategis yang akan dilakukan pada tahun mendatang adalah mendorong peningkatan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui sertifikasi produk serta perbaikan kemasan (packaging).

“Pendapatan tidak harus dalam bentuk uang. Termasuk bagaimana kemudian UMKM kita kita dorong sertifikasinya. Tahun depan kita perbaiki sertifikasi-sertifikasi, termasuk packaging-nya,” pungkasnya.

Comment