Gubernur Sulbar Tegaskan Tak Ada Anak Emas, Enam Kabupaten Dipandang Sama

MEDIATA.ID — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menegaskan bahwa seluruh kabupaten di Sulbar diperlakukan secara setara dalam kebijakan pemerintahan. Tidak ada daerah yang diistimewakan atau dianaktirikan.

Penegasan tersebut disampaikan SDK saat menghadiri malam silaturahmi dan refleksi akhir tahun di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu (31/12/2025).

“Tidak ada kabupaten yang kami pandang sebelah mata. Enam kabupaten di Sulbar kami pandang sama. Saya bersama Wakil Gubernur melihat semuanya dengan empat mata,” tegas SDK.

Menurutnya, prinsip kesetaraan itu juga berlaku bagi seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Semua kepala OPD memiliki kedudukan yang sama di mata pimpinan daerah.

“Tidak ada kepala OPD yang kami perlakukan berbeda. Semuanya memiliki posisi yang setara,” ujarnya.

Namun demikian, SDK menegaskan bahwa ada satu hal yang menjadi pembeda, yakni kinerja. Bukan wilayah ataupun jabatan yang menentukan penilaian, melainkan capaian kerja masing-masing.

“Yang membedakan hanya kinerja. Jika kinerjanya baik, maka dia bernilai emas. Namun jika kinerjanya buruk, bukan emas atau perak, melainkan besi berkarat. Karena itu, jangan menjadi besi berkarat, capailah kinerja yang maksimal,” tegasnya.

SDK mengakui tantangan pemerintahan ke depan tidak ringan. Diperlukan kerja yang cerdas, fokus, dan kolaboratif agar program pembangunan berjalan optimal.

Meski demikian, ia memastikan target Panca Daya 2026 tetap dijalankan tanpa pengurangan. Pemerintah Provinsi Sulbar berkomitmen menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menurunkan angka kemiskinan sebesar satu persen setiap tahun.

“Insya Allah 2026 kita akan semakin optimistis dan tetap tawadhu. Keteladanan itu sudah ada di tengah kita, yakni Wakil Gubernur,” ujarnya.

Menurut SDK, sikap tawadhu menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Dengan ketawadhuan, saya yakin Allah SWT akan memberikan kekuatan kepada kita semua,” tutupnya. (*) 


Eksplorasi konten lain dari mediata.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Comment