Maros Berangkatkan 610 Jemaah Haji di Kloter Awal, Bupati Pastikan Kesiapan

MAROS — Sebanyak 610 jemaah haji asal Kabupaten Maros dijadwalkan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci pada 1 Mei 2026. Seluruh jemaah tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 dan akan masuk Asrama Haji pada 30 April 2026 sebagai tahap persiapan akhir sebelum keberangkatan.

Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyampaikan bahwa jemaah Maros termasuk dalam kloter awal keberangkatan haji tahun ini.

“In syaa Allah, jemaah haji Maros berangkat di awal, yakni Kloter 14 pada 1 Mei. Sehari sebelumnya, tanggal 30 April, jemaah sudah masuk asrama,” ujar Chaidir saat membuka kegiatan bimbingan manasik haji di Masjid Agung Maros, Jumat (6/2/2026).

Pada musim haji 2026, Kabupaten Maros memperoleh tambahan kuota jemaah sebanyak 295 orang. Selain itu, keberangkatan jemaah juga akan didampingi oleh satu petugas haji, sehingga total rombongan berjumlah 611 orang. Seluruh jemaah tersebut terbagi dalam delapan kelompok.

Dari sisi usia, jemaah haji Maros memiliki rentang yang cukup beragam. Jemaah tertua tercatat berusia 99 tahun, sementara jemaah termuda berusia 15 tahun.

Untuk memastikan kesiapan jemaah, Pemerintah Kabupaten Maros terus melakukan koordinasi dengan Kantor Kementerian Urusan Haji dan Umrah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah pelaksanaan manasik haji terintegrasi yang telah dilaksanakan sebanyak 50 kali.

Melalui manasik haji tersebut, para jemaah dibekali pemahaman menyeluruh terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji, sekaligus kesiapan mental, fisik, dan teknis selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. (*)

Comment