SOLO, MEDIATA.ID — Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Sabtu 24 April 2021 pukul 20.30 WIB malam nanti, PSM Makassar dan PSS Sleman bakal berlaga perebutan juara ketiga Piala Menpora 2021.
Bila hasil imbang dalam laga pertandingan nanti, pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batola telah siap adu penalti.
Dua kali skem adu penalti PSM Makassar dalam laga terakhir. Sekali menang dan sekali kalah.
Kemenangan PSM melalui skema adu tos-tosan terjadi pada laga perempatfinal menghadapi PSIS Semarang, saat itu PSM Makassar menang dengan skor akhir 4-2.
Penjaga Gawang PSM Makassar, Hilman Syah saat itu berhasil menepis tembakan dari dua pemain Semarang, sedangkan 4 algojo PSM sukses eksekusi bola dari titik 12 pas.
Sedangkan pada laga menghadapi Persija Jakarta, PSM harus takluk melalui skema adu penalti. PSM harus rela kalah dari Macan Kemayoran dengan skor 4-3.
Hilman saat itu tampil ciamik dengan menepis 4 tendangan penalti Persija. Namun gagalnya 5 penendang PSM membawa petaka bagi pasukan Ramang.
Sementara itu, PSS Sleman juga memiliki pengalaman adu penalti. Mereka berhasil mengalahkan Bali United melalui skema tersebut. PSS berhasil unggul dengan skor 4-2.
Meski PSS juga memiliki catatan baik pada adu penalti, Syamsuddin Batola yakin anak asuhnya mampu mengalahkan PSS Sleman jika laga berakhir imbang nantinya.
“Jadi setiap laga-laga yang memang penting kan, itu kan selalu ada di akhiri dengan adu penalti, jadi kita sebagai pelatih dan juga pemain itu kita sudah persiapkan,” ujar Batola.
Ia pun tak ragu sedikitpun dengan kemampuan para pemainnya. Soal kegagalan lawan Persija Jakarta, Batola tak ingin ambil pusing. Ia menyebut setiap pemain pasti pernah mengalami kegagalan.
“Ya seperti kemarin, kemarin dikatakan bahwa adu penalti itu siapa saja bisa mengalami kegagalan jadi itu yang saya tekankan kepada anak-anak, lupakan lagi, mari kita tatap kedepan untuk pertandingan berikut nya,” pungkasnya. (*)

Comment