SELAYAR, MEDIATA.ID- Sedikitnya ada 24 unit rumah rusak akibat dari dampak bencana banjir yang melanda Pulau Jampea pada bulan februari lalu.

Ini berdasarkan hasil Validasi dan Verifikasi Faktual yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) bekerjasama Dinas Perumahan Pemukiman ( Perkim ) Kab. Kepulauan Selayar.
Dari 24 unit rumah ini , 14 unit rumah diantaranya terdapat di Kec. Pasimasunggu dan 10 unit di Kec. Pasimasunggu Timur.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kab. Kepulauan Selayar Andi Bahar Arsyad, SE kepada Wartawan Media ini saat ditemui di Kedai WaOne-17 Komp. Pekabuhan Benteng Jampea sesaat sebelum naik KMP. Taka Bonerate menuju Benteng Selayar, Minggu (12/6/2022).
Selanjutnya Andi Bahar menjelaskan secara rinci Ke-24 Unit rumah dimaksud diantaranya Desa Ma’minasa ditemukan 3 Unit kategori rusak Berat dan 2 unit rusak ringan.
Sementara Desa Teluk Kampe terdapat 1 unit rusak sedang dan Desa Lab. Pamajang terdata 8 Unit rusak, 5 diantaranya rusak berat dan 3 hanya rusak ringan yang kesemuanya berada dalam Wilayah Kec. Pasimasunggu.
Sedangkan untuk Wilayah Pasimasunggu Timur juga terdapat 10 unit rumah rusak , 1 diantaranya rusak berat da 5 Rusak ringan ditemukan di Desa Bonto Jati, sedangkan 4 unit lainnya berada di Desa Lembang Baji yang kesemuanya dalam kategori rusak ringan.
Hal lainnya dijelaskan Andi Bahar bahwa, hasil dari validasi ini direncanakan nantinya akan menjadi dasar untuk permintaan anggaran pada APBD perubahan nanti yang wakaupun besarannya belum bisa kita pastikan yang jelas ini merupakan wujud bahwa pemerintah selalu hadir pada setiap musibah yang menimpa masyarakat ungkap Andi Bahar sambil berharap semoga musibah ini tidak lagi terulang pintanya.(MUHSAR)

Comment