MEDIATA.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyalurkan Dana Bagi Hasil (DBH) triwulan I tahun anggaran 2025 kepada seluruh 24 kabupaten/kota di Sulsel. Total dana yang disalurkan mencapai Rp222 miliar, termasuk untuk Kota Makassar.
Penyaluran DBH ini menjadi dorongan penting bagi stabilitas fiskal daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diberlakukan secara nasional. Pemerintah Kota Makassar menyambut penyaluran ini dengan optimisme.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, atas komitmen Pemprov dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur atas penyaluran Dana Bagi Hasil untuk Kota Makassar. Dukungan ini memperkuat pelayanan dan pembangunan demi Makassar yang inklusif dan berkemajuan,” ujar Munafri, Senin (26/5), di Balai Kota Makassar.
Lebih lanjut, Munafri menyebut bahwa DBH yang diterima akan dimanfaatkan secara optimal untuk menjaga keberlangsungan program-program prioritas daerah, terutama layanan dasar dan pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Penyaluran DBH triwulan I ini dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan Daerah (BKAD) Sulsel, sebagai bagian dari pelaksanaan transfer ke daerah yang berkeadilan.
Sementara itu, terkait kekurangan salur tahun sebelumnya, BKAD disebut telah menyusun skema penyaluran tersendiri yang akan dituntaskan dalam waktu dekat.
Langkah cepat Pemprov Sulsel ini dinilai sejalan dengan semangat percepatan pembangunan dan tata kelola anggaran yang lebih adaptif dan transparan. (*)

Comment