Azry Yusuf Paparkan Materi Pelanggaran Pemilu 2019 di Benteng Selayar

SELAYAR,MEDIATA.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Selayar membuka Kegiatan Penanganan Temuan dan Pelanggaran Pemilihan Umum Tahun 2019 Di Reyhan, jl Ahmad Yani secara tertutup, Jumat 01/02/19.

Salah satu pimpinan Bawaslu Provinsi dibidang penanganan Hukum, Azry Yusuf, SH, MH., dalam kegiatan tersebut Ia memaparkan materi tentang bagaimana menangani penanganan dan pelanggaran pemilu 2019.

Dalam sambutannya, Ia menganatomikan bahwa Panwaslu Kecamatan adalah pemain bola, dengan itu bagaimana cara bisa memanfaatkan bola, ujarnya.

“Pelanggaran pemilu ada dua sumbernya, yaitu laporan dan temuan, laporan itu masyarakat dan temuan itu adalah sumbernya pengawas pemilu. Masyarakat yang melihat pelanggaran tidak boleh apatis, karena kita melakukan penindakan pelanggaran beroreantasi dengan cara perbaikan jika ada kesalahan. Kita menggunakan cara yang tepat dan waktu yang tepat,” jelas Azry Yusuf, SH., MH.

Azry Yusuf juga menambahkan bahwa temuan itu juga bisa Informasi awal dari masyarakat dan dilakukan investigasi oleh pengawas pemilu, tambahnya.

Berkaitan dengan temuan yang ditangani pengawas pemilu waktu prosesnya paling lambat 7 hari dan dapat diperpanjang 14 hari untuk ditentukan, apakah memenuhi syarat formil dan materil sebelum di register. Termasuk laporan yang ditangani apabila laporan itu tidak terbukti kita wajib menyampaikan kepada pelapor.

Didalam pelanggaran ada dua sanksi yaitu sanksi Administrasi dan sanksi Pidana, apabila laporan itu tidak terbukti kita wajib menyampaikan kepada pelapor.

Penanganan pelanggaran pemilu bukan hanya tugas pengawas pemilu (panwaslu/bawaslu) tapi ada sentra penegakan hukum terpadu (Gakumdu) jaksa dan kepolisian untuk memprosesnya.

Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Kepulauan Selayar Suharno, SH., mengatakan kegiatan ini mempermantap kegiatan penanganan pelanggaran pemilu yang bisa dipertanggungjawabkan.

Kegiatan ini juga kita membahas tentang rekrutmen pengawasan di masing-masing TPS, khususnya memaksimalkan pengawasan, ujar Suharno, SH. (Muh. Jufri) 

Comment