Nurdin Abdullah Raih Simpati Tokoh Sidrap atas Infrastruktur

MAKASSAR, MEDIATA.ID — Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah tampak hadir di tengah pelantikan dan rapat kerja pengurus (raker) pusat Ikatan Kekerabatan Masyarakat (IKM) Sidrap dan PP Ikatan sarjana Asal (ISA) Sidrap.

Terlihat juga Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika sari dan Wakil Ketua Syaharuddin Alrif, di Hotel Four Points by Sheraton, Senin 22 Februari 2021.

Ketua IKM Sidrap Andi Alimuddin Unde menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah yang memperhatikan infrastruktur khususnya di Sidrap.

Dirinya juga menyampaikan, kehadiran pimpinan DPRD Sulsel di tempat itu merupakan bentuk perhatian terhadap masyarakat Sidrap.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan karena poros Rapang-Pinrang sudah diaspal dan mulus. Demikian juga jalan poros Sidenreng-Soppeng sementara dikerja. Ini bentuk perhatian yang luar biasa terhadap Sidrap,” kata Alimuddin.

Dijelaskan, Gubernur Sulsel memberi perhatian yang sungguh-sungguh terhadap Sidrap dalam hal pembangunan. Sidrap, tambahnya, dapat juga pembangunan rest area.

“Rest area modern di Sidrap dibangun 100 persen dengan anggaran dari Pemprov”, pungkasnya.

Sementara Ketua ISA Sidrap, Muhammad La Kaiya mengatakan, sebagai perkumpulan sarjana, ISA akan konsentrasi pada penelitian.
Riset pengembangan potensi lokal tepung telu untuk pertahankan harga, tepung beras harus diawali pada gabah untuk meningkatkan nilai tambah beras dan pengembangan gula aren.

“Tujuannya ada peran ISA dalam peningkatan dan pengembangan PAD di Sidrap,” jelasnya.

Menurutnya, 30 ribu orang Sidrap berada di Makassar termasuk tukang di Jl Satando dan pedagang di Pasar Sentral merupaka potensi besar untuk membangun Makassar dan SulSel.

Gubernur Sulsel dalam sambutannya mengungkapkan bahwa IKM dan ISA sangat menentukan kemajuan pembangunan Sidrap.

“ISA sudah mapping SDM yang bisa mengembangkan potensi Sumber Daya Alam di Sidrap”, ungkapnya.

Sidrap, Pinrang dan Wajo jelas dia, bukan hanya memberi peran terhadap SulSel. Tetapi juga menjadi penyangga pangan nasional.

Dalam kondisi APBD sangat terbatas dibanding kebutuhan, Nurdin Abdullah mengajak Pemerintah dan masyarakat Sidrap untuk meningkatkan sinergitas.

“Keterbatasan anggaran harus disiasati dengan mengembangkan kolaborasi. Kalau Pemerintah Pusat, Provinsi dan daerah sinergi, semua akan ringan. Apalagi IKM dan ISA ambil peran”, ujarnya.

Pada kesempatan itu, Nurdin Abdullah mengatakan, pembangunan di Sidrap dibiayai dengan anggaran bantuan daerah bawahan APBD SulSel. Itu terwujud karena Pemerintah SulSel dan DPRD SulSel senantiasa kompak karena memiliki visi yang sama.

Gubernur SulSel setuju IKM untuk mendata warga Sidrap yang ada di luar daerahnya, ISA kemudian memetakan SDM.

“Kalau dua organisasi berkolaborasi dengan kuat bersama masyarakat dan Pemerintah di Sidrap, ini menjadi potensi dan bisa memegang peran penting dalam memajukan daerah”, tutupnya. (amb)

Comment