Kapolsek Pasimasunggu Hadiri Musrenbang Tingkat Desa Bonto Baru

SELAYAR,MEDIATA.ID-Desa Bonto Baru merupakan salahsatu Desa dari 6 Desa diantaranya yang ada di Kecamatan Pasimasunggu Timur Kabupaten Kepulauan Selayar.

Desa ini di nakhodai oleh Daeng Ma,Limbang sejak 6 tahun silam atau dengan kata lain sekarang sudah tahun keduanya pada periode ke dua pemerintahannya.

Melihat dari masa jabatannya, berarti sudah beberapa kali juga melaksanakan Musyawarah Pembangunan ( Musrenbang ) karena ini merupakan agenda Tahunan yang harus dilakukan.

Mursrenbang seperti ini adalah agenda Tahunan yang harus kita lakukan karena dari sinilah lahirnya usulan yang benar benar berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Bonto Baru Daeng Ma’limbang saat memberikan sambutan pada Musrenbang yang digelar di Aula Kantor Desa setempat , Senin (31/01/2022).

Walaupun pada kenyataannya tidaklah semua usulan dapat terealisasi, namun harus juga diakui kalau setiap tahunnya juga pasti ada yang terealisasi, ini dikarenakan keterbatasan anggaran ungkap Daeng Ma’ limbang.

Selanjutnya ia menyampaikan terima kasih karena Musrenbang kali ini selain dihadiri oleh Camat Pasimasunggu Timur yang diwakili Sekcam Drs. Misran, Juga Hadir Kapolsek Pasimasunggu Iptu Daniel, SH bersama Babinkamtibmas Aipda Baso. M, serta Dan Pos TNI Serma Baharuddin.

Sementara itu Kapolsek Iptu Daniel selaku Kapolsek yang baru , dalam sambutannya terlebih dahulu memperkenalkan diri bahwa dirinya mewilayahi 2 (dua) Kecamatan yakni Kec. Pasimasunggu dan Kec. Pasimasunggu Timur.

Musrenbang kali ini merupakan agenda pertama yang saya ikuti di Kec. Pasimasunggu Timur ini yang walaupun sudah banyak tempat Musrenbang di Pasimasunggu yang telah saya ikuti urai Kapolsek dihadapan peserta Musrenbang yang diikuti oleh Segenap unsur BPD, para Kepala Dusun dan Staf Desa serta beberapa undangan lainnya dengan tetap mematuhi Prokes

Pada setiap tempat Musrenbang selalu saya mengingatkan agar tetap berhati hati dalam mengelola anggaran , jangan kita lalai karena terkadang hanya faktor kelalaian saja membuat kita bisa berhadapan dengan hukum kata kapolsek sembari mengingatkan.

Saya tidak ingin ada Kepala Desa yang tersandung hukum hanya karena salah mengelola anggaran, untuk itu mari kita jalin koordinasi dan saling mengingatkan ajak Kapolsek Iptu Daniel.

Harapan yang sama juga diutarakan Sekcam Drs. Misran. Menurutnya Musrenbang seperti ini memang adalah agenda yang harus dilaksanakan karena usulan pembangunan lewat musrenbang ini merupakan acuan untuk mendapatkan usulan pembangunan yang sifatnya prioritas.

Namun demikian, mungkin kita anggap apa yang diusulkan adalah hal yang sangat prioratas, namun ketika Musrenbang ditingkat Kecamatan atau Kabupaten ada yang lebih mendesak dari usulan kita maka otimatis usulan kita kembali tertuda dan harus diusulkan kembali pada Musrenbang mendatang jelasnya.(MUHSAR)

Comment