Di Rakernas Kaesang Tegaskan PSI Satu Suara Bersama Rakyat Indonesia

MEDIATA.ID – Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari ini mengakibatkan sejumlah daerah terdampak musibah seperti tanah longsor, banjir. Oleh karena itu Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyerukan kader PSI dan masyarakat untuk bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak.

“Bangsa kita sedang diuji, sebagai bangsa yang besar sebagai bagian dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) oleh karena itu. Mari kita bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak. Ini tanggungjawab kita bersama, namun tanggungjawab kita tidak berhenti sampai disitu, tetapi kita juga perlu bertanya dan mencari mengapa bencana itu terjadi,? ” tutur Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep saat membuka Rakernas PSI di Hotel Claro Kota Makassar, Kamis (29/1/2026).

Menurutnya, menjaga alam harus berkomitmen bersama,”Jadi musibah alam itu bukan hanya tanggungjawab Bapak Menteri saja. Kenapa demikian”? tanya Kaesang sembari melanjutkan.”Itu supaya anak cucu kita kedepan menikmati seberapa indah alam yang ada di Indonesia,” imbuhnya.

Kaesang Pangarep juga menyoroti isu panas beberapa waktu lalu terkait pilkada yang langsung dipilih oleh DPRD. Bangsa ini kata dia, memulai pemilihan kepala daerah sejak 2005 kemudian dilakukan evaluasi.

“Artinya hampir 20 tahun kita menjalani proses demokrasi. Kita harus jujur mengakui jika proses pemilihan langsung masih banyak memiliki berbagai kekurangan, mulai dari praktik politik amplop hingga persoalan ambang batas pencalonan yang mulanya berbasis kursi lalu diubah melalui proses ambang batas suara yang sah partai politik. Pesan utamanya jelas,” katanya.

Kaesang mengatakan, bangsa ini terus belajar memperbaik sistem pemilihannya. Perubahan perubahan dilakukan agar sistem demokrasinya melahirkan pemimpin-pemimpin berkualitas yang berpihak ke masyarakat Indonesia.

“Nah dalam konteks ini PSI berpandangan bahwa masyarakat adalah kunci utama menentukan sistem pemilu kita seperti apa kedepannya. Meskipun PSI saat ini belum memiliki kewenangan menentukan sikap di senayan terkait revisi Undang-undang, namun sikap PSI satu suara bersama rakyat Indonesia,” tegas Kaesang disambut riuh tepuk tangan.

Kaesang menambahkan bahwa Rakernas PSI adalah momentum yang sangat baik,”Ini adalah konsolidasi Nasional sekaligus tindaklanjut transformasi pasca kongres di Solo. PSI telah bertransformasi bukan hanya sekedar logo. Tapi juga cara pandang sebagai partai yang lebih terbuka. Partai Super lebih terbuka adalah jawaban tantangan zaman atas partai yang tertutup yang menciptakan jarak antara elit dan anggota. Bahkan dengan masyarakat. Dimana keputusan sering kali ditentukan oleh struktur tanpa melibatkan kader samasekali,” bebernya.

Kata Kaesang PSI adalah rumah bagi rakyat, rumah para buruh, rumah para petani, rumah bagi nelayan, rumah bagi pekerja informal, rumah siapapun untuk seluruh lapisan.

Rakernas PSI ini juga akan menetapkan arah kebijakan dan kerja politik PSI dalam jangka pendek, menengah hingga 2029 termasuk agenda politik, pengawasan anggaran tata kelola yang adil dan berkelanjutan politik kebhinekaan.

Diakhir sambutannya Kaesang mengaku yakin bahwa PSI kedepan merupakan partai yang besar, sedikit demi sedikit PSI memperbaiki. “Kita yakin, PSI kedepan akan menjadi partai yang sangat besar, sedikit demi sedikit tata kelola kita sempurnakan. Kuncinya satu yakni konsisten. Jika kita konsisten menjalankan mekanisme dan tahapan, maka PSI tumbuh menjadi partai yang kokoh,” paparnya.

Kaesang menegaskan bahwa dirinya terus akan memantau perkembangan seluruh struktur PSI baik dari DPP ,DPW, DPD dan DPC. Kaesang mengaku mengetahui yang mana yang bekerja dan yang belum bekerja,” Jadi hati-hati. Saya akan ganti, ” tegasnya. (*)


Eksplorasi konten lain dari mediata.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Comment