MEDIATA.ID — Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar mematangkan rencana pengembangan kawasan edukasi pertanian terpadu. Hal ini ditandai dengan digelarnya ekspose perencanaan jasa konsultasi landscape Edufarm yang berlangsung di Ruang Rapat DP2 Kota Makassar, Jumat (22/5/2026).
Pertemuan strategis tersebut dipimpin langsung oleh Kepala DP2 Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si. Agenda ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pertanian, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta tim konsultan perencana yang memaparkan cetak biru (blueprint) penataan kawasan.
Ekspose kali ini fokus membedah konsep penataan, estetika lanskap, serta pengembangan zonasi di kawasan Edufarm. Targetnya, proyek ini akan bertransformasi menjadi sarana edukasi multisektor yang representatif, nyaman, dan kaya akan nilai pembelajaran bagi masyarakat luas, akademisi, hingga generasi muda.
Kepala DP2 Makassar, Aulia Arsyad, menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan detail agar fungsi Edufarm tidak sekadar menjadi lahan hijau pasif, melainkan wadah interaktif yang mempertemukan tiga sektor utama, yakni pertanian, perikanan, dan peternakan.
”Melalui ekspose bersama tim konsultan ini, kami ingin memastikan desain lanskap Edufarm benar-benar fungsional dan ramah pengunjung. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran komprehensif yang mengenalkan cara bertani, beternak, dan budidaya perikanan secara modern,” ujar Aulia Arsyad.
Sentuhan Inovasi Urban Farming dan Ketahanan Pangan
Dalam rencana pengembangannya, Edufarm diarahkan untuk mengadopsi sistem pertanian perkotaan berbasis teknologi (smart urban farming). Langkah ini dinilai sangat relevan dengan karakteristik Kota Makassar sebagai kota metropolitan yang memiliki keterbatasan lahan, sekaligus sebagai stimulus untuk memperkuat program ketahanan pangan keluarga di tingkat lokal.
Selain menjadi laboratorium alam bagi para pelajar dan mahasiswa, penataan landscape yang estetik ini diharapkan mampu mendongkrak potensi agrowisata baru di Kota Makassar. Pengunjung nantinya bisa langsung mempraktikkan metode tanam hidroponik, melihat manajemen peternakan yang bersih, hingga memahami sistem bioflok pada budidaya perikanan darat.
Melalui sinergi lintas bidang di internal DP2 dan pelibatan konsultan ahli, proyek Edufarm ini diharapkan dapat segera terealisasi dengan standar fasilitas publik yang aman, ramah anak, dan mampu memberikan dampak sosial-ekonomi yang positif bagi warga Kota Makassar. (*)

Comment