MEDIATA.ID – Pasar mobil listrik di Indonesia semakin ramai pada 2026. Sejumlah produsen asal China terus menghadirkan model baru dengan harga yang semakin kompetitif, mulai dari kisaran Rp199 juta hingga kendaraan premium di atas Rp700 juta.
Persaingan yang semakin ketat membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan, baik untuk penggunaan di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh. Kehadiran berbagai merek seperti BYD, Wuling, Chery, Geely, VinFast, Changan, Seres, hingga Aion juga memperkuat dominasi kendaraan listrik asal Asia di pasar nasional.
1. BYD Atto 1
Salah satu mobil listrik yang paling menarik perhatian adalah BYD Atto 1. Model hatchback ini menjadi salah satu pilihan termurah di Indonesia dengan harga mulai sekitar Rp199 juta untuk varian Dynamic.
Meski menyasar segmen entry level, Atto 1 menawarkan desain modern, teknologi baterai Blade Battery, serta fitur keselamatan yang cukup lengkap untuk penggunaan harian.
2. Changan Lumin
Changan Lumin hadir sebagai city car listrik mungil dengan harga sekitar Rp199–205 juta.
Mobil ini menyasar pengguna perkotaan yang menginginkan kendaraan ringkas, mudah diparkir, dan hemat biaya operasional.
3. Seres E1
Bagi konsumen yang mencari mobil listrik paling terjangkau, Seres E1 menjadi salah satu pilihan utama.
Mobil ini dipasarkan mulai sekitar Rp189 juta, menjadikannya salah satu mobil listrik termurah di Indonesia. Ukurannya yang kompak membuatnya cocok digunakan sebagai kendaraan harian di area perkotaan.
4. Wuling Air EV
Meski bukan model baru, Wuling Air EV masih menjadi salah satu mobil listrik paling populer di Indonesia.
Mobil ini tetap diminati karena desain kompak, biaya operasional rendah, serta jaringan layanan purnajual Wuling yang terus berkembang.
5. Geely EX2
Setelah kembali ke pasar Indonesia, Geely menghadirkan EX2 sebagai SUV listrik kompak.
Mobil ini dipasarkan pada kisaran Rp229 jutaan dan menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan SUV listrik dengan harga terjangkau.
6. Chery Q
Produsen Chery juga meramaikan pasar kendaraan listrik melalui Chery Q.
Mobil listrik bergaya kompak ini telah diperkenalkan di Indonesia dan dibuka untuk pemesanan awal. Harga resminya belum diumumkan, namun Chery memastikan kisaran harganya berada di level Rp200 jutaan.
7. Baojun Yep Plus Berpeluang Masuk Indonesia
Selain model yang sudah dipasarkan, pasar Indonesia juga berpotensi kedatangan Baojun Yep Plus, SUV listrik bergaya boxy yang berada dalam radar Wuling Motors.
Manajemen Wuling menyebut model tersebut sedang dipelajari untuk pasar Indonesia karena desainnya dinilai sesuai dengan tren SUV kompak yang sedang berkembang. Di China, Baojun Yep Plus dipasarkan mulai sekitar Rp202 juta.
Mengapa Mobil Listrik China Semakin Diminati?
Beberapa faktor yang membuat mobil listrik asal China semakin populer di Indonesia antara lain:
- Harga lebih kompetitif dibanding banyak pesaing.
- Teknologi baterai yang terus berkembang.
- Fitur keselamatan dan hiburan semakin lengkap.
- Pilihan model semakin beragam, mulai city car hingga SUV.
- Dukungan pemerintah terhadap percepatan ekosistem kendaraan listrik.
Persaingan antarprodusen diperkirakan akan semakin ketat sepanjang 2026, sehingga konsumen berpeluang memperoleh lebih banyak pilihan dengan harga yang semakin kompetitif.
FAQ
Mobil listrik China termurah di Indonesia berapa harganya?
Saat ini Seres E1 menjadi salah satu yang termurah dengan harga mulai sekitar Rp189 juta, sementara BYD Atto 1 mulai Rp199 juta.
Apakah ada mobil listrik Rp199 juta?
Ya. BYD Atto 1 dipasarkan mulai sekitar Rp199 juta, dan Changan Lumin juga berada di kisaran harga tersebut.
Mobil listrik China apa saja yang sudah masuk Indonesia?
Di antaranya BYD, Wuling, Chery, Geely, Seres, Changan, Aion, dan VinFast yang menawarkan berbagai model untuk beragam segmen pasar.
Apakah akan ada mobil listrik baru lagi pada 2026?
Ya. Salah satu model yang tengah dipelajari untuk pasar Indonesia adalah Baojun Yep Plus, SUV listrik bergaya boxy yang berada di bawah grup Wuling.

Comment