Di On Air Pa’biritta BPMP Sulsel, Daeng Manye Beberkan Strategi Dongkrak Mutu Pendidikan Takalar

MEDIATA.ID – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar justru mencatat capaian impresif di sektor pendidikan. Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan melonjak signifikan, menjadikan Takalar sebagai salah satu daerah dengan performa terbaik di Sulawesi Selatan.

Capaian itu dibeberkan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye saat didaulat sebagai keynote speaker dalam kegiatan On Air Pa’biritta yang digelar Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sulsel, Senin (20/4/2026), yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi BBPMP Sulsel.

Dalam pemaparannya, Daeng Manye, menegaskan peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan dengan pendekatan berbeda, yakni berbasis data dan kepemimpinan yang kuat di tingkat sekolah.

“Perubahan harus dimulai dari kepala sekolah. Mereka tidak boleh lagi bergantung pada operator. Kepala sekolah harus memahami data sekolahnya sendiri dan menjadikannya dasar dalam mengambil keputusan,” tegasnya.

Daeng Manye menyebut, pendekatan tersebut menjadi fondasi dalam membangun tata kelola pendidikan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil. Bahkan, pihaknya menerapkan metode shock therapy untuk mempercepat perubahan di lapangan.

Menurutnya, seluruh kebijakan pendidikan di Takalar kini berbasis pada data Rapor Pendidikan yang terintegrasi dengan perencanaan anggaran, sehingga setiap program memiliki indikator yang jelas dan terukur.

Selain itu, pemerintah daerah memperkuat sistem pembinaan melalui Dinas Pendidikan dan pengawas sekolah, dengan fokus pada peningkatan literasi, numerasi serta penciptaan iklim belajar yang aman dan inklusif.

Sebagai informasi, indeks SPM pendidikan Takalar melonjak dari 16,64 pada 2025 menjadi kisaran 65,01 hingga 81,65 pada 2026. Capaian ini mengangkat status Takalar dari kategori Tuntas Muda menjadi Tuntas Madya.(*)

 

Comment