MEDIATA.ID – Perusahaan teknologi asal Prancis, Carester, akan membangun pabrik pemisahan logam tanah jarang (rare earths separation plant) di negara bagian Perak, Malaysia. Proyek tersebut menjadi bagian dari kerja sama strategis selama 10 tahun dengan perusahaan tambang lokal, Malaco Mining Group, untuk memperkuat industri hilir mineral kritis di kawasan Asia Tenggara.
Chief Executive Officer (CEO) Carester, Frederic Carencotte, mengatakan proyek ini tidak hanya mencakup pembangunan fasilitas pemrosesan, tetapi juga transfer teknologi dan keahlian kepada mitra lokal agar proses pengolahan memenuhi standar lingkungan.
“Kami dapat menghadirkan teknologi hingga tahap pemisahan penuh serta mengalihkan sebagian konsentrat ke fasilitas kami di Prancis,” ujar Carencotte dalam konferensi pers di Kuala Lumpur.
Pabrik tersebut dirancang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 13.000 ton logam tanah jarang per tahun. Selain membangun fasilitas pemisahan, kedua perusahaan juga mengajukan izin untuk melakukan penambangan menggunakan metode in-situ leaching di beberapa wilayah perkebunan di Malaysia. Metode ini dikembangkan agar lebih ramah lingkungan dengan menekan risiko pencemaran air tanah dan longsor.
Malaysia saat ini terus mendorong pengembangan industri logam tanah jarang sebagai bagian dari strategi menjadi pusat pengolahan mineral kritis dunia. Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya banyak negara untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari China yang masih mendominasi rantai pasok global logam tanah jarang.
Data Kementerian Lingkungan Malaysia menunjukkan negara tersebut memiliki cadangan sekitar 274.144 ton logam tanah jarang yang tersebar di sembilan negara bagian. Malaysia juga telah menjadi lokasi fasilitas pemrosesan logam tanah jarang terbesar di luar China yang dioperasikan oleh perusahaan Australia, Lynas Rare Earths.
Mengapa Logam Tanah Jarang Penting?
Logam tanah jarang merupakan kelompok mineral yang sangat dibutuhkan dalam industri modern. Unsur seperti neodymium, praseodymium, dysprosium, dan terbium digunakan untuk memproduksi magnet permanen berkinerja tinggi yang menjadi komponen utama kendaraan listrik, turbin angin, telepon pintar, semikonduktor, hingga berbagai peralatan pertahanan.
Karena perannya yang semakin strategis, banyak negara berlomba membangun rantai pasok logam tanah jarang di luar China guna memperkuat ketahanan industri teknologi dan energi bersih.
Peluang bagi Asia Tenggara
Investasi Carester diperkirakan akan memperkuat posisi Malaysia sebagai salah satu pusat industri logam tanah jarang di Asia Tenggara. Selain menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi, proyek ini juga diharapkan mendorong transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan daya saing industri mineral kawasan.
Meski demikian, proyek tersebut tetap menghadapi perhatian dari berbagai kalangan terkait aspek lingkungan dan pengelolaan limbah hasil pengolahan logam tanah jarang. Carester menegaskan teknologi yang digunakan dirancang untuk memenuhi standar lingkungan yang ketat.
FAQ
Apa itu logam tanah jarang?
Logam tanah jarang adalah kelompok mineral yang digunakan dalam berbagai produk teknologi tinggi, termasuk kendaraan listrik, turbin angin, elektronik, dan perangkat medis.
Mengapa Malaysia membangun pabrik logam tanah jarang?
Malaysia ingin meningkatkan nilai tambah mineral melalui hilirisasi sekaligus memperkuat posisinya dalam rantai pasok global mineral kritis.
Berapa kapasitas pabrik Carester di Malaysia?
Pabrik yang direncanakan memiliki kapasitas sekitar 13.000 ton logam tanah jarang per tahun.
Apa manfaat proyek ini?
Selain memperkuat industri kendaraan listrik dan teknologi tinggi, proyek ini diharapkan membawa transfer teknologi, investasi, dan peluang ekonomi baru bagi Malaysia.

Comment