LUTIM,MEDIATA.ID– Menyikapi berbagai tanggapan warga khususnya masyarakat Desa Lampenai terkait dengan berbagai usulan pembangunan melalui Musrembang Desa yang sebagian tidak ter-akomodir.

Kepala Desa Lampenai Zainal Bachrie mengatakan, tidak semua program pembangunan fisik yang di usulkan oleh masyarakat bisa ter- akomodir semua tanpa melihat skala prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat dan bukan semata kepentingan di dalamnya.
Demikian pebangunan program fisik yang dilaksanakan oleh Pemdes Lampenai Kecamatan Wotu, Ka bupaten Luwu Timur.
Selain pembuatan drainase kecil saluran pembuangan air limbah juga ada tiga bangunan fisik diantaranya, pembangunan satu buah jembatan penyebrangan dengan bersaran anggaran 35 juta, pembangunan Rabat Beton senilai 40 juta dan Saluran air pembuangan ukuran besar dengan panjang 50 meter senilai 40 juta, yang kesemua ini adalah kebutuhan mendasar oleh warga yang sifatnya urgen,
Hal ini disampaikan orang nomor satu Desa Lampenai Zainal. Selaku pemerintah desa Lampenai, Zaenal sangat mengakui masih banyak keinginan masyarakatnya yang belum terpenuhi termasuk program fisik lainnya.
Namun pihaknya tetap akan memperhatikan serta menyerap semua aspirasi masyarakat tersebut dan akan berupaya sedapat mungkin untuk merealisasikannya.
Demikian penuturan Kepala Desa Lampenai Zaenal kepada Wartawan diselah kesibukannya dalam hal pelayanan, Senin (07/12/2020) (Muis Muhammad)

Comment