Apakah kamu sudah mengetahui perbedaan jenis telur ayam yang bereda di pasaran? Selama ini, kamu mungkin hanya berpikir kalau telur ayam itu hanya memiliki dua jenis saja yaitu telur ayam negeri dan telur ayam kampung. Padahal, sebenarnya masih banyak lagi jenis telur ayam di pasaran yang perlu diketahui.
Saat hendak membeli telur di supermarket, kamu tentu akan melihat beberapa jenis telur. Setiap jenis telur tersebut memiliki karakteristik masing – masing. Lantas, apa sih perbedaan dari jenis – jenis telur ayam tersebut? Yuk cari tahu dengan menyimak penjelasan berikut ini :
- Telur Konvensional
Telur ayam konvensional atau lebih dikenal dengan nama telur ayam negeri adalah jenis telur yang paling banyak dijual di pasaran dengan harga relatif murah. Jenis telur ayam satu ini didapatkan dari ayam petelur di peternakan. Ayam – ayam tersebut hidup di kandang yang penuh dan terkadang mereka tidak mendapatkan sinar matahari.
- Telur Organik
Telur ayam organik adalah jenis telur yang didapatkan dari ayam yang diberi pakan organik. Pakan yang diberikan pada ayam penghasil telur organik harus bebas dari tambahan bahan kimia. Pakan yang diberikan biasanya berupa jagung dan harus benar – benar organik.
Pada saat jagung ditanam harus bebas pestisida dan pupuk yang digunakannya juga harus pupuk kandang. Selain itu, ayam juga dibiarkan hidup bebas tanpa kandang.
- Telur Omega 3
Sesuai dengan namanya, telur ayam Omega 3 mengandung asam lemak omega 3 yang jauh lebih tinggi daripada jenis telur lainnya. Kandungan omega 3 yang tinggi tersebut didapatkan dari pakan ayam yang kaya akan asam lemak omega 3 seperti biji rami atau ikan.
- Cage Free Eggs
Seperti namanya, Cage Free Eggs adalah jenis telur ayam yang didapatkan dari ayam yang hidup didalam kandang namun mereka tetap memiliki ruang untuk bisa berkeliaran. Karena ayam petelur biasanya dipelihara di dalam kandang yang sempit sehingga sulit bergerak.
- Free Range Eggs
Berbeda dengan jenis telur sebelumnya, Free Range Eggs adalah jenis telur ayam yang didapatkan dari ayam yang hidup secara bebas. Mereka tidak ditempatkan didalam kandang, namun bisa berkeliaran bebas di alam. Kebebasan tersebut dipercaya bisa meningkatkan kualitas telur yang dihasilkannya.
- Telur Vegetarian
Telur Ayam Vegetarian adalah jenis telur ayam yang didapatkan dari ayam yang hanya diberi pakan vegetarian saja. Ayam – ayam yang dipelihara tidak diberi pakan yang berasal dari produk hewani, bahkan mereka juga dilarang mematuk cacing.
- Telur Yang Dipasteurisasi
Telur yang dipasterurisasi adalah jenis telur ayam yang sudah melalui proses pemanasan dengan suhu 60 derajat celcius. Proses tersebut bisa membunuh bakteri yang ada didalam telur sehingga lebih aman dikonsumsi dalam kondisi mentah atau setengah matang.
Setelah mengenal 7 jenis telur ayam dan perbedaannya, kamu mungkin bertanya apakah jenis telur ayam lainnya lebih bermanfaat dari telur ayam konvesional? Adanya perbedaan pemberian pakan dan cara memelihara tentunya akan menghasilkan telur dengan kandungan gizi yang berbeda – beda.
Contohnya, telur ayam organik mengandung kalium, protein, dan tembaga jauh lebih tinggi. Sementara, jenis telur Omega-3 mengandung kalsium dan mangan yang lebih tinggi. Dengan demikian, setiap jenis telur ayam memiliki kelebihan nutrisinya masing – masing dan sama – sama bermanfaat.
Kemudian, jika kamu ditanya jenis telur ayam apa yang paling baik untuk kesehatan? Jawabannya tentu telur yang didapatkan dari ayam yang dibiarkan hidup bebas dan menerima pakan alami.

Comment