
MEDIATA.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalokasikan anggaran sebesar Rp56 miliar khusus untuk percepatan penanganan stunting di wilayahnya.
Anggaran tersebut merupakan hasil dari instruksi Presiden untuk mengalihkan dana dari kegiatan non-prioritas ke program yang lebih penting, seperti peningkatan gizi anak.
Hal ini disampaikan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman, dalam sambutannya pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin, 28/7/2025.
“Ini bagian dari perintah Bapak Presiden. Kami geser anggaran sekitar Rp56 miliar untuk program stunting, yang menyasar 15.120 anak,” kata Andi Sudirman.
Program penurunan stunting sudah mulai dijalankan. Selama 59 hari ke depan, anak-anak yang menjadi sasaran akan menerima makanan tambahan, pendampingan kesehatan, serta insentif uang tunai.
“Anak-anak yang ikut program ini akan menerima Rp300 ribu. Jika berhasil keluar dari stunting setelah 59 hari sesuai aturan Kementerian Kesehatan, mereka akan mendapat tambahan Rp700 ribu. Jadi totalnya Rp1 juta, sebagai tabungan untuk masa depan anak,” jelasnya.
Tak hanya itu, Pemprov Sulsel juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak penyandang disabilitas. Sekitar 5.000 orang akan menerima bantuan berupa tabungan pendidikan dan kebutuhan harian.
“Tahun ini dan tahun depan, kita akan anggarkan tabungan untuk anak-anak disabilitas. Sebelumnya bantuan ini sudah diberikan ke beberapa kelompok marginal, sekarang kami perluas untuk semua anak berkebutuhan khusus,” tambahnya.
Andi Sudirman juga menyampaikan bahwa program ini dijalankan bersama organisasi daerah, termasuk TP PKK, para istri bupati dan wali kota, serta pemerintah kabupaten/kota.
“Kami ucapkan terima kasih atas program MPG yang membantu peningkatan gizi anak-anak kita. Mudah-mudahan ini jadi jalan menuju generasi emas 2045 yang sehat dan berkualitas,” ucapnya.
Ia juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk menjalankan arahan Presiden, serta menunggu petunjuk teknis yang sudah terbukti berhasil di daerah lain.
“Kami tinggal menunggu arahan resmi dari pusat. Kami siap laksanakan di provinsi dan seluruh wilayah selatan,” ujarnya.

Comment