SELAYAR, MEDIATA.ID– Dipimpin Brigadir Rahmat Wadi, Unit Opsnal Polres kepulauan Selayar bergerak cepat menangkap ke tiga Orang terduga pelaku penganiayaan terhadap korban Andika.
Penangkapan dilakukan di RSUD K.H.Haiyung saat para terduga pelaku mengantar korban untuk dirawat namun nyawa korban tidak dapat tertolong dan meninggal di rumah sakit, Jumat/ 9/10/2020
Korban Andika( 16 tahun ) alamat Bira Kab. Bulukumba meninggal dunia setelah dianiaya oleh rekannya sendiri saat sedang pesta miras jenis Tuak ( Ballo ) di Rumah kos tempat tinggal salah satu pelaku di Jl.Metro Kel. Benteng Selatan Kec. Benteng Kab. kep. Selayar tempat tinggal / kos pelaku ZA, Kamis pukul 22.30 wita
Para pelaku mencurigai korban mengambil uang salah satu pelaku ZA sebanyak 1,4jt sehingga para pelaku menayakan kepada korban.
Karena korban menyangkal, sehingga dianiaya, korban dibawa menggunakan mobil untuk menunjukkan dimana uang pelaku disimpan namun karna korban tidak bisa menunjukkan sehingga terus di aniaya diatas mobil, sampai didepan warkop Abang jln. jend Sudirman korban di tinggal dalam kondisi pingsan diatas mobil.
Sekitar jam 05.30 wita, ketiga pelaku datang melihat korban diatas mobil, karena korban masih pingsan sehingga para pelaku mengantar korban ke RSUD K.H.Haiyyung namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan diduga meninggal sebelum tiba di Rumah sakit.
Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar Iptu Syaifuddin S.Sos, MM membenarkan kejadian tersebut, tiga Orang terduga pelaku penganiayaan masing masing inisial ZA, SB, dan RR sudah diamankan dan sementara dalam penyidikan.
Sedangkan satu orang terduga pelaku lainnya inisial AH masih dalam pengejaran, sementara kendaraan Mobil yang dipakai saat kejadian telah disita dan diamankan di Mako polres kepulauan Selayar.
” para terduga pelaku dikenakan pasal 170 Jo 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun.
Kapolres kepulauan Selayar AKBP Temmangnganro Machmud, S.IK, MH didampingi kasi Propam Ipda Jufri S.Sos mendatangi ruang jenazah RSUD K.H.Haiyyung dan bertemu keluarga korban untuk meredam situasi agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri “Para tersangka sudah ditangkap dan di proses hukum.(MUHSAR)

Comment