MAKASSAR, MEDIATA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bakal mengucurkan anggaran Rp500 juta masing-masing untuk 153 kelurahan. Dana itu diperuntukkan dikelola demi peningkatan infrastruktur hingga pemberdayaan masyarakat.
“Semuanya Rp500 juta. Ini kita sudah tidak memberikan klaster. Artinya kita cuman memberikan bagiannya, kita berikan aturannya, tergantung (pengelolaannya) lagi kelurahan. Kalau dia mau lebih banyak untuk pembangunan silakan,” ucap Kepala Bappeda Makassar Helmy Budiman, Jumat (25/3/2022).
Dia menjelaskan, alokasi dana kelurahan tiap tahun berbeda nominalnya. Sejak 2021 lalu masih diberikan pusat lewat dana transfer senilai Rp 366 juta, lalu ditambah dari APBD Pemkot Rp 100 juta.
“Tahun ini dari APBD Rp150 juta. Tahun depan kalau kita jadi berarti rekor ini (anggaran dana kelurahan terbesar) tahun depan Rp 500 juta,” katanya.
Dia mengaku, dana kelurahan tahun ini tergolong kecil karena pemerintah pusat menurunkan dana transfer ke daerah. Lantaran pendapatan negara semakin menurun.
“Akhirnya daerah itu diharapkan semakin mandiri. Di tahun ini dana kelurahan sudah tidak dibunyikan menjadi bagian dari pada transfer. Sehingga tahun ini memang dana bantuan itu sudah ktia tangani dengan PAD kita,” katanya.

Comment