Penulis : Muhsar
SELAYAR, MEDIATA.ID-Akbar (27 ) yang berprofesi sebagai nelayan berdomisili di Dusun Tangnga Bangko, Desa Bonto Saile. Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar dikabarkan hilang saat sedang pergi melaut.
Keterangan yang dihimpun Wartawan Media ini dari beberapa keluarganya menyebutkan bahwa tadi malam, Selasa, (11/7/2023)sekitar Jam 22.00 pamit sama istrinya Lisda (23) .
Lisda yang sedang mengandung anak keduanya sebenarnya melarang saat pamit karena lagi kurang enak badan.
Akan tetapi setelah beberapa saat kemudian, melihat kondisi istrinya sudah berangsur-angsur membaik. Iapun (Akbar) nekat memutuskan untuk tetap pergi kelaut.
Lalu diambilnya peralatan melautnya berupa senter, gabus termasuk sepatu renangnya lalu mengendarai sepeda motornya menuju Dermaga Pelabuhan Benteng Jampea yang jaraknya sekitar 15 KM.
Akbar yang diharapkan datang kembali dari melaut yang diperkirakan oleh Istrinya akan kembali paling lama hingga Jam 5 Subuh sebagaimana dilakukan biasanya.
Sayangnya hingga pagi hari apa yang diharapkan Lisda , ternyata suaminya belum juga pulang.
Saat itulah barulah ia (Lisda) sampaikan ke orang tuanya yang kebetulan rumahnya berada satu kompleks.
Mendengar Informasi dari anaknya, Suardi (Orang tua Lisda) langsung bergegas mencari kemana anak mantunya pertama kali turun dilaut.
Motor yang digunakan Akbar (korban) menjadi bukti bahwa ia turun dilaut dan memulai aktivitasnya menyelam adalah di Dermaga Benteng Jampea karena motornya hingga saat ini masih terparkir di Dermaga Besar Benteng Jampea berikut sendal kulit dan ransel pakain gantinya.
Pencarianpun dimulai yang walaupun baru melibatkan Keluarga Korban dan kerabatnya.
Camat Pasimasunggu Nur Mawing, S. Sos. M.Si saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya. Rabu (12/7/2023 ) sekira jam 14 : 45 menit, membenarkan adanya peristiwa ini.
Benar adanya kasus warga Tangnga Bangko yang dinyatakan hilang saat pergi melaut dan sedang dilakukan pencarian.
“Sekarang saya ada di Bandara Makassar persiapan ke Bali , namun saya sudah hubungi semua Kepala Desa dan Anggota Polsek serta Babinsa untuk turun membantu pencarian termasuk akan saya laporkan ke Bazarnas Selayar agar bisa memberi bantuan,” tutur Camat Nur Mawing dari balik telepon Selularnya.
Hingga berita ini dibuat, proses pencarian masih berlangsung namun belum ada tanda tanda dimana keberadaan korban.
Kita berharap dan berdoa semoga pencarian Akbar yang diduga korban hilang saat sedang melaut bisa segera ditemukan.(**)

Comment