Kemendukbangga/BKKBN Sulsel Dorong Integrasi Isu Kependudukan dalam RPJMD

MEDIATA.ID –  Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), mengundang seluruh Bupati/Wali Kota se-Sulawesi Selatan, untuk menghadiri acara penting dalam rangka menyusun arah kebijakan pembangunan daerah, yaitu Fasilitasi Penyusunan Dokumen Peta Jalan Kependudukan (PJK) dalam RPJMD 2025-2029.

​Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Dinas Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Nomor: 1453/PD.03/J.22/2025. Fasilitasi ini bertujuan untuk memastikan dokumen perencanaan pembangunan daerah dapat mengintegrasikan isu-isu kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga secara komprehensif.

​Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, SH., MM, menyampaikan bahwa penyusunan Peta Jalan Kependudukan menjadi krusial sebagai dasar pelaksanaan program-program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengendalian pertumbuhan penduduk.

​Acara Fasilitasi Penyusunan RPJMD 2025-2029 ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada Senin-Rabu, 15-17 Desember 2025.

“​Seluruh Kepala Daerah atau yang mewakili diharap dapat menugaskan Kepala Dinas OPD KB Kabupaten/Kota, untuk mengikuti kegiatan dimaksud secara profesional. Kehadiran para pengambil kebijakan sangat diharapkan untuk menjamin keselarasan antara program pembangunan daerah dengan strategi Nasional dalam mewujudkan keluarga berkualitas,” kata Shodiqin, Kamis (11/12/2025).

​Dengan diselenggarakannya fasilitasi ini, Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulsel, berharap Peta Jalan Kependudukan yang tersusun dapat menjadi pedoman kuat bagi Pemerintah Daerah dalam merancang program yang berdampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan. (*)


Eksplorasi konten lain dari mediata.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Comment