Sinergi Kemendukbangga/BKKBN dan Pemda Wajo Dorong Gizi Optimal untuk Generasi Sehat

MEDIATA.ID – Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), bersama Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) melaksanakan penyerahan program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B di Desa Worongnge, Kecamatan Sabangparu, pada Senin (8/12/2025).

​Program ini merupakan langkah nyata Pemerintah, untuk memastikan kelompok prioritas, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan Baduta (Bayi di Bawah Dua Tahun) Non-Paud, mendapatkan asupan gizi yang cukup dan berkualitas, sebagai upaya strategis pencegahan stunting.

​67 Paket Disalurkan, TPK Jadi Ujung Tombak

​Dalam kegiatan yang dihadiri oleh PKB/PLKB, Kader TPK, serta Pemerintah Desa ini, sebanyak 67 paket MBG disalurkan kepada sasaran di dua Dusun. Rinciannya, bantuan ini menjangkau:

​Dusun Awakaluku: 5 ibu hamil dan 20 balita.

​Dusun Cilellang: 18 ibu menyusui dan 24 balita.

​Kehadiran TPK dalam distribusi ini menegaskan peran krusial mereka sebagai ujung tombak pendampingan di Tingkat Keluarga. TPK didayagunakan secara langsung untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan terdistribusi efektif.

Edukasi Gizi dan Komitmen Pencegahan Stunting

​Tim Kerja Advokasi dan Humas Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Sitti Sulfiani, yang mewakili Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, menekankan pentingnya program ini.

​“Melalui program MBG, kita memastikan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita mendapatkan dukungan gizi yang memadai demi mencegah stunting sejak awal kehidupan,” ungkapnya.

​Selain penyerahan paket, acara juga diisi dengan edukasi pola konsumsi pangan sehat, pentingnya untuk menghabiskan makanan MBG, serta penguatan peran Kader TPK dalam mendampingi keluarga berisiko stunting.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi yang kuat antara Kemendukbangga/BKKBN, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Desa.

​Dengan terlaksananya penyerahan MBG 3B di Desa Worongnge ini, Kemendukbangga/BKKBN Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Wajo, terus menegaskan komitmen mereka untuk memperluas jangkauan intervensi gizi di seluruh Wilayah Kabupaten Wajo, demi mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting. (*)


Eksplorasi konten lain dari mediata.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Comment