MEDIATA.ID – Timnas Brasil mendapat kabar baik menjelang laga hidup mati melawan Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Pelatih Carlo Ancelotti memastikan winger andalan Raphinha telah pulih dari cedera dan kembali masuk dalam skuad Selecao.
Meski demikian, pelatih asal Italia tersebut menegaskan bahwa pemain Barcelona itu belum berada dalam kondisi terbaik sehingga kemungkinan besar akan memulai pertandingan dari bangku cadangan. Namun, Ancelotti tetap menilai kehadiran Raphinha menjadi tambahan kekuatan penting untuk menghadapi laga knockout yang diprediksi berlangsung ketat.
Raphinha Siap Jadi Pembeda
Raphinha sebelumnya harus menepi akibat cedera paha yang dialaminya saat fase grup. Setelah menjalani proses pemulihan selama sekitar dua pekan, ia kembali mengikuti latihan penuh bersama skuad Brasil.
Carlo Ancelotti mengaku puas dengan perkembangan sang pemain.
“Raphinha berkembang sangat baik. Memang belum 100 persen, tetapi dia tersedia di bangku cadangan dan bisa bermain beberapa menit atau memberikan kontribusi pada momen-momen tertentu,” ujar Ancelotti.
Menurut pelatih berusia 67 tahun itu, pemulihan Raphinha berlangsung lebih cepat dari perkiraan sehingga memberikan opsi tambahan di lini depan Brasil.
Persaingan di Sayap Semakin Ketat
Kembalinya Raphinha juga menghadirkan dilema tersendiri bagi Ancelotti.
Selama Raphinha absen, pemain muda Rayan tampil cukup impresif dan berhasil mencuri perhatian lewat kecepatan, agresivitas, serta kontribusinya dalam membangun serangan Brasil.
Situasi tersebut membuat Ancelotti tidak ingin terburu-buru mengembalikan Raphinha ke starting XI.
“Dia adalah pemain yang sangat penting bagi tim, tetapi kami juga harus memperhatikan kondisi fisiknya,” kata Ancelotti.
Fokus Redam Haaland
Selain kabar mengenai Raphinha, perhatian Brasil juga tertuju kepada ancaman besar yang dibawa Norwegia.
Erling Haaland menjadi pemain yang paling diwaspadai setelah tampil tajam sepanjang turnamen.
Ancelotti mengaku tidak menyiapkan strategi khusus hanya untuk menghentikan Haaland. Menurutnya, seluruh lini harus bekerja sama agar striker Norwegia itu tidak memperoleh ruang maupun suplai bola yang memadai.
Brasil Ingin Lolos ke Perempat Final
Brasil datang ke babak 16 besar dengan modal sebagai salah satu tim favorit juara.
Namun rekor pertemuan menunjukkan Norwegia bukan lawan yang mudah. Selecao bahkan belum pernah meraih kemenangan atas negara Skandinavia tersebut dalam sejarah pertemuan mereka.
Kehadiran Raphinha diharapkan mampu menambah variasi serangan bersama Vinicius Junior, Neymar, dan pemain-pemain kreatif lainnya.
Jika dimainkan pada babak kedua, Raphinha diprediksi dapat menjadi pembeda ketika intensitas pertandingan mulai menurun.
Fakta Menarik
- Raphinha kembali berlatih setelah pulih dari cedera paha.
- Carlo Ancelotti memastikan Raphinha tersedia untuk pertandingan, tetapi belum siap menjadi starter.
- Brasil belum pernah mengalahkan Norwegia dalam sejarah pertemuan kedua tim.
- Erling Haaland menjadi ancaman utama yang diwaspadai Brasil.
- Laga Brasil vs Norwegia menentukan tiket menuju perempat final Piala Dunia FIFA 2026.
FAQ
Apakah Raphinha akan menjadi starter melawan Norwegia?
Kemungkinan besar tidak. Carlo Ancelotti menyebut kondisi Raphinha belum 100 persen sehingga lebih berpeluang dimainkan sebagai pemain pengganti.
Apa penyebab Raphinha sempat absen?
Ia mengalami cedera paha saat fase grup Piala Dunia FIFA 2026.
Mengapa Raphinha penting bagi Brasil?
Selain memiliki kemampuan mencetak gol, Raphinha dikenal mampu membuka ruang, melakukan pressing, dan menciptakan peluang dari sisi sayap.
Siapa pemain Norwegia yang paling diwaspadai?
Erling Haaland menjadi ancaman utama berkat ketajamannya sebagai penyerang.
Catatan Redaksi:
Artikel ini disusun berdasarkan laporan terbaru dari Reuters, GE Globo, serta perkembangan resmi konferensi pers Timnas Brasil menjelang pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026.

Comment