MEDIATA.ID – Kemenangan atas dengan skor 3-0 pada babak 32 besar tetap menyisakan satu momen yang ramai diperbincangkan publik.
Peristiwa tersebut adalah gol yang dianulir setelah pemeriksaan VAR, sebuah keputusan yang langsung memicu perdebatan di media sosial dan menjadi salah satu kata kunci paling banyak dicari usai pertandingan.
Kronologi Gol yang Dianulir
Pada menit ke-29, Spanyol membangun serangan dari sisi kiri.
Bola liar berhasil dimanfaatkan Marc Cucurella yang melepaskan penyelesaian ke gawang Austria. Para pemain Spanyol sempat merayakan gol tersebut karena skor diperkirakan berubah menjadi 1-0.
Namun wasit tidak langsung mengesahkan gol dan memilih menunggu pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR).
Setelah proses peninjauan selesai, gol dinyatakan tidak sah.
Mengapa VAR Membatalkan Gol?
Berdasarkan tayangan ulang pertandingan, VAR menilai terjadi pelanggaran terhadap penjaga gawang Austria, , sebelum bola masuk ke gawang.
Kontak yang terjadi dianggap mengganggu kemampuan Schlager untuk melakukan penyelamatan sehingga sesuai interpretasi wasit, proses gol dinilai tidak memenuhi ketentuan permainan.
Keputusan tersebut membuat skor tetap 0-0.
Reaksi Pemain Spanyol
Para pemain Spanyol sempat menunjukkan ekspresi kecewa karena gol itu diyakini dapat membuka pertandingan lebih cepat.
Meski demikian, mereka tidak kehilangan fokus.
Beberapa menit kemudian, tepatnya pada menit ke-36, berhasil memecah kebuntuan dan membawa La Roja unggul.
Gol tersebut membuat keputusan VAR tidak lagi memengaruhi hasil akhir pertandingan.
VAR Kembali Jadi Sorotan
Insiden ini kembali menghidupkan perdebatan mengenai penggunaan VAR di Piala Dunia.
Sebagian pendukung menilai keputusan wasit sudah tepat karena melindungi penjaga gawang.
Namun, tidak sedikit yang menganggap kontak tersebut terlalu ringan untuk membatalkan gol.
Perbedaan sudut pandang inilah yang membuat frasa seperti “Marc Cucurella disallowed goal”, “VAR Spain vs Austria”, hingga “Gol Cucurella Dianulir” langsung menjadi tren pencarian setelah pertandingan berakhir.
Apakah Keputusan VAR Tepat?
Dalam Laws of the Game, wasit berhak membatalkan gol apabila sebelum gol tercipta terjadi pelanggaran terhadap penjaga gawang yang memengaruhi kemampuannya memainkan bola.
Keputusan akhir tetap berada di tangan wasit lapangan setelah menerima masukan dari VAR.
Pada laga ini, wasit memutuskan bahwa kontak terhadap Schlager cukup signifikan sehingga gol tidak dapat disahkan.
Spanyol Tetap Menang
Meski kehilangan satu gol, Spanyol akhirnya tampil dominan.
Gol-gol dari Mikel Oyarzabal (dua gol) dan Pedro Porro memastikan kemenangan 3-0 sekaligus mengantarkan La Roja ke babak 16 besar.
Dengan demikian, kontroversi VAR hanya menjadi salah satu cerita menarik dalam kemenangan Spanyol yang tetap berlangsung meyakinkan.
Fakta Menarik
- Gol Marc Cucurella dianulir pada menit ke-29.
- VAR menilai terjadi pelanggaran terhadap Alexander Schlager sebelum bola masuk.
- Oyarzabal kemudian membuka keunggulan Spanyol tujuh menit setelah gol Cucurella dibatalkan.
- Frasa “Gol Cucurella Dianulir” menjadi salah satu topik yang paling banyak dicari setelah pertandingan.
- Spanyol tetap menang telak 3-0 dan melaju ke babak 16 besar.
FAQ
Mengapa gol Marc Cucurella dianulir?
VAR menilai terjadi pelanggaran terhadap penjaga gawang Austria, Alexander Schlager, sebelum bola masuk ke gawang.
Kapan gol tersebut terjadi?
Gol yang kemudian dianulir terjadi pada menit ke-29 babak pertama.
Apakah keputusan VAR memengaruhi hasil pertandingan?
Tidak. Spanyol tetap menang meyakinkan dengan skor 3-0.
Siapa yang akhirnya mencetak gol pertama Spanyol?
Mikel Oyarzabal membuka keunggulan pada menit ke-36.
Mengapa insiden ini ramai dibicarakan?
Karena keputusan VAR kembali memunculkan perdebatan mengenai interpretasi pelanggaran terhadap penjaga gawang dan menjadi salah satu topik pencarian terbesar setelah laga Spanyol vs Austria selesai.

Comment