MEDIATA.ID – Sejarah akhirnya berpihak kepada . Kemenangan 2-0 atas pada babak 32 besar bukan sekadar membawa Swiss melaju ke babak 16 besar, tetapi juga mengakhiri penantian panjang selama 88 tahun untuk meraih kemenangan di fase gugur Piala Dunia.
Gol cepat dan menjadi fondasi kemenangan yang menunjukkan perubahan besar dalam cara bermain Swiss.
Kutukan 88 Tahun Akhirnya Berakhir
Sejak memenangkan pertandingan fase gugur terakhir pada Piala Dunia 1938, Swiss berkali-kali gagal melangkah lebih jauh meski sering tampil kompetitif di putaran final.
Generasi demi generasi datang dan pergi tanpa mampu mematahkan rekor tersebut.
Kini, di Piala Dunia 2026, skuad asuhan berhasil mengubah sejarah.
Menang Tanpa Harus Menguasai Bola
Salah satu fakta paling menarik dari pertandingan ini adalah Swiss justru menang meski tidak mendominasi penguasaan bola.
Statistik Utama
| Statistik | Swiss | Aljazair |
|---|---|---|
| Skor | 2 | 0 |
| Penguasaan bola | 44% | 56% |
| Tembakan tepat sasaran | 5 | 2 |
| Expected Goals (xG) | 2,40 | 0,73 |
| Big Chances | 2 | 1 |
Data tersebut menunjukkan bahwa Swiss jauh lebih efektif memanfaatkan peluang dibanding Aljazair.
Embolo Membuka Jalan
Swiss langsung mengambil momentum pada menit ke-10.
Breel Embolo memanfaatkan umpan matang untuk membawa timnya unggul lebih dulu.
Gol tersebut membuat Aljazair terpaksa keluar menyerang dan membuka ruang bagi Swiss melakukan serangan balik.
Ndoye Mengunci Pertandingan
Baru satu menit babak kedua dimulai, Dan Ndoye menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Gol cepat tersebut mengubah arah pertandingan.
Aljazair memang lebih banyak menguasai bola setelahnya, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih karena disiplin pertahanan Swiss.
Pertahanan Jadi Fondasi
Selain tajam di depan, Swiss juga tampil solid di lini belakang.
Duet dan berhasil meredam berbagai upaya Aljazair.
Meskipun menghadapi tekanan cukup lama, Swiss hanya memberi sedikit ruang bagi lawan untuk menciptakan peluang berbahaya.
Mengapa Swiss Berhasil?
Ada beberapa alasan yang membuat Swiss akhirnya mematahkan kutukan panjang tersebut:
- Efektivitas penyelesaian akhir.
- Organisasi pertahanan yang sangat disiplin.
- Transisi menyerang yang cepat.
- Pemanfaatan peluang lebih baik daripada lawan.
- Mental bertanding yang tetap tenang meski ditekan.
Ancaman Baru di Piala Dunia
Kemenangan ini membuat Swiss semakin percaya diri menghadapi babak 16 besar.
Mereka kini menunggu pemenang laga melawan .
Dengan performa seperti saat menghadapi Aljazair, Swiss berpeluang menjadi salah satu kuda hitam yang mampu melangkah lebih jauh di turnamen.
Fakta Menarik
- Swiss mengakhiri penantian 88 tahun untuk menang di fase gugur Piala Dunia.
- Breel Embolo mencetak gol pembuka pada menit ke-10.
- Dan Ndoye menggandakan keunggulan hanya satu menit setelah babak kedua dimulai.
- Swiss menang meski hanya menguasai 44 persen bola.
- Aljazair unggul penguasaan bola, tetapi kalah dalam efektivitas serangan.
FAQ
Mengapa kemenangan Swiss disebut bersejarah?
Karena menjadi kemenangan pertama Swiss di fase gugur Piala Dunia sejak edisi 1938, mengakhiri penantian selama 88 tahun.
Berapa skor akhir Swiss vs Aljazair?
Swiss menang meyakinkan dengan skor 2-0.
Siapa pencetak gol Swiss?
Breel Embolo mencetak gol pertama, sedangkan Dan Ndoye menambah gol kedua.
Mengapa Aljazair kalah meski menguasai bola?
Karena Swiss jauh lebih efektif memanfaatkan peluang dan tampil sangat disiplin dalam bertahan.
Siapa lawan Swiss di babak 16 besar?
Swiss akan menghadapi pemenang pertandingan Kolombia melawan Ghana pada babak berikutnya.

Comment