Pengurus JMSI Luwu Timur Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme Media Siber hingga 2031

MEDIATA.ID – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Luwu Timur resmi memiliki kepengurusan definitif periode 2026–2031 setelah dilantik di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Jumat (3/7/2026).

Pelantikan tersebut menjadi tonggak awal penguatan organisasi perusahaan media siber di Kabupaten Luwu Timur yang berkomitmen membangun ekosistem pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan informasi digital.

Ketua JMSI Sulawesi Selatan, Ilham Husain, memimpin langsung prosesi pelantikan sekaligus mengukuhkan Jumaidil sebagai Ketua JMSI Kabupaten Luwu Timur periode 2026–2031.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, organisasi profesi, serta insan pers.

Jumaidil: Media Harus Menjadi Sumber Informasi yang Dipercaya

Usai dilantik, Ketua JMSI Kabupaten Luwu Timur, Jumaidil, menegaskan organisasi yang dipimpinnya akan menjadi wadah perusahaan media siber yang mengedepankan profesionalisme, etika jurnalistik, dan integritas dalam menjalankan fungsi pers.

Menurutnya, derasnya arus informasi di era digital membuat media memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap informasi yang dipublikasikan telah melalui proses verifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Di tengah banjir informasi tanpa batas, media harus menjadi pihak yang paling dipercaya dalam menyajikan kebenaran, bukan sekadar menjadi yang pertama,” ujar Jumaidil.

Ia menambahkan, JMSI hadir sebagai mitra strategis pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun ruang informasi publik yang sehat tanpa mengurangi independensi pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

Tetap Menjalankan Fungsi Kontrol Sosial

Jumaidil menegaskan, media tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan publik.

Namun demikian, kritik yang disampaikan harus berdasarkan data, objektif, berimbang, serta mampu memberikan solusi bagi kepentingan masyarakat.

Selain menjalankan fungsi pengawasan, JMSI Luwu Timur juga berkomitmen mendukung promosi potensi daerah melalui pemberitaan yang berkualitas.

Potensi pertambangan, pertanian, pariwisata, UMKM hingga kekayaan budaya lokal dinilai perlu terus dipublikasikan agar semakin dikenal secara nasional maupun internasional.

JMSI juga mengajak seluruh perusahaan media anggotanya menjadi garda terdepan dalam memerangi hoaks, disinformasi, serta berbagai bentuk manipulasi informasi yang dapat mengganggu persatuan masyarakat.

Ilham Husain: Cepat Bukan Berarti Benar

Ketua JMSI Sulawesi Selatan, Ilham Husain, mengingatkan seluruh perusahaan media yang tergabung dalam JMSI agar tetap menjadikan verifikasi sebagai fondasi utama dalam menghasilkan karya jurnalistik.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi memang menuntut media bergerak cepat, tetapi kecepatan tidak boleh mengorbankan akurasi maupun prinsip-prinsip jurnalistik.

“Cepat belum tentu benar. Jangan sampai informasi sudah telanjur viral, baru kemudian media sibuk melakukan klarifikasi. Itu merugikan masyarakat maupun pihak yang diberitakan,” tegas Ilham.

Ia berharap seluruh anggota JMSI tetap menjaga kualitas pemberitaan sehingga kepercayaan publik terhadap media arus utama terus meningkat.

Bupati Luwu Timur: JMSI Mitra Strategis Pemerintah

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan definitif JMSI Kabupaten Luwu Timur.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memandang JMSI sebagai mitra strategis dalam membangun ruang informasi publik yang sehat, transparan, dan konstruktif.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan insan media dapat terus diperkuat, khususnya dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan, pelayanan publik, serta iklim investasi yang terus berkembang di Kabupaten Luwu Timur.

“Kami berharap JMSI ikut mengawal seluruh program pembangunan, khususnya sektor investasi yang akan membawa manfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Luwu Timur,” ujarnya.

Komitmen Lima Tahun ke Depan

Dengan kepengurusan baru, JMSI Kabupaten Luwu Timur menargetkan peningkatan kapasitas perusahaan media siber, memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, menjaga marwah profesi jurnalistik, serta menghadirkan informasi yang akurat, kredibel, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Organisasi ini juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi antarperusahaan media dalam menghadapi tantangan transformasi digital sekaligus menjaga keberlanjutan industri pers di daerah.


Fakta Singkat

  • JMSI Luwu Timur resmi dipimpin Jumaidil untuk periode 2026–2031.
  • Pelantikan berlangsung di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur.
  • Ketua JMSI Sulsel Ilham Husain memimpin langsung prosesi pelantikan.
  • Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap JMSI menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah.
  • JMSI berkomitmen memperkuat profesionalisme media, melawan hoaks, dan menjaga kualitas jurnalistik.

FAQ

Apa itu JMSI?
Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) merupakan organisasi perusahaan media siber yang bertujuan memperkuat profesionalisme, independensi, dan keberlanjutan industri pers digital di Indonesia.

Siapa Ketua JMSI Luwu Timur periode 2026–2031?
Jumaidil dipercaya memimpin JMSI Kabupaten Luwu Timur untuk periode 2026–2031.

Mengapa verifikasi informasi menjadi perhatian JMSI?
Karena di era digital media dituntut menyajikan informasi yang cepat sekaligus akurat agar tidak memperkuat penyebaran hoaks dan disinformasi.

Apa harapan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap JMSI?
Pemerintah berharap JMSI menjadi mitra strategis dalam mengawal pembangunan daerah, pelayanan publik, dan iklim investasi yang sehat.

Apa fokus JMSI Luwu Timur ke depan?
Memperkuat kapasitas perusahaan media siber, meningkatkan profesionalisme jurnalistik, menjaga independensi pers, dan menghadirkan informasi yang kredibel bagi masyarakat.

Comment