MEDIATA.ID – Layanan mobile banking (M-Banking) terkadang mengalami gangguan akibat pemeliharaan sistem (maintenance), peningkatan kapasitas layanan, gangguan jaringan, maupun kendala teknis lainnya. Kondisi tersebut dapat menyebabkan nasabah kesulitan mengakses aplikasi, melakukan transfer, membayar menggunakan QRIS, atau mengecek saldo.
Dalam situasi seperti itu, nasabah tidak perlu panik. Dana yang tersimpan di rekening pada umumnya tetap aman, sementara bank biasanya akan memulihkan layanan secepat mungkin. Selama menunggu layanan kembali normal, terdapat beberapa alternatif transaksi yang dapat dilakukan.
1. Gunakan ATM
Jika layanan ATM tidak terdampak, nasabah masih dapat melakukan berbagai transaksi, antara lain:
- Tarik tunai.
- Transfer antar rekening.
- Transfer antarbank.
- Pembayaran tagihan.
- Pembelian pulsa atau token listrik.
Namun, apabila gangguan juga memengaruhi jaringan ATM, sebaiknya menunggu pengumuman resmi dari bank terkait.
2. Manfaatkan Internet Banking
Sejumlah bank menyediakan layanan internet banking yang dapat diakses melalui situs resmi.
Jika layanan tersebut tetap beroperasi, nasabah dapat melakukan transfer, pembayaran, maupun transaksi lainnya tanpa menggunakan aplikasi mobile banking.
Pastikan hanya mengakses layanan melalui situs resmi bank untuk menghindari penipuan.
3. Datangi Kantor Cabang
Untuk transaksi yang bersifat mendesak, nasabah dapat mengunjungi kantor cabang pada jam operasional.
Petugas bank akan membantu proses transaksi sesuai ketentuan yang berlaku.
4. Gunakan Metode Pembayaran Lain
Apabila pembayaran menggunakan QRIS melalui aplikasi mobile banking tidak dapat dilakukan, nasabah dapat mempertimbangkan metode pembayaran lain, seperti kartu debit, kartu kredit, atau uang tunai apabila tersedia.
Di beberapa merchant, pembayaran juga dapat dilakukan menggunakan aplikasi bank lain yang masih berfungsi.
5. Pantau Informasi Resmi dari Bank
Apabila mengalami kendala layanan, nasabah disarankan memantau informasi melalui kanal resmi bank, seperti situs web, aplikasi, atau akun media sosial resmi.
Informasi tersebut biasanya memuat penyebab gangguan, layanan yang terdampak, serta estimasi waktu pemulihan.
Waspadai Penipuan
Gangguan layanan perbankan kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk melakukan penipuan.
Nasabah diimbau tidak memberikan PIN, password, kode OTP, maupun data pribadi kepada siapa pun yang mengaku sebagai petugas bank melalui telepon, pesan singkat, email, atau media sosial.
Apabila menerima informasi yang meragukan, segera hubungi layanan pelanggan resmi bank.
FAQ
Apakah uang di rekening tetap aman saat M-Banking mengalami gangguan?
Pada umumnya, ya. Gangguan layanan aplikasi tidak berarti dana di rekening hilang. Kendala biasanya hanya memengaruhi akses terhadap layanan hingga sistem kembali normal.
Mengapa M-Banking bisa mengalami gangguan?
Penyebabnya dapat berupa pemeliharaan sistem, peningkatan kapasitas layanan, gangguan jaringan, atau kendala teknis lainnya.
Bagaimana jika transfer gagal saat M-Banking tidak bisa diakses?
Periksa status transaksi melalui riwayat transaksi atau mutasi rekening setelah layanan kembali normal. Jika saldo terpotong tetapi dana belum diterima, segera hubungi layanan pelanggan resmi bank untuk mendapatkan penanganan.
Apakah QRIS selalu ikut terganggu ketika M-Banking bermasalah?
Tidak selalu. Hal tersebut bergantung pada jenis gangguan yang terjadi. Jika aplikasi mobile banking tidak dapat digunakan, pembayaran QRIS melalui aplikasi tersebut biasanya juga tidak dapat dilakukan.
Kapan harus menghubungi bank?
Jika gangguan berlangsung lebih lama dari informasi yang diumumkan bank, terjadi transaksi yang tidak sesuai, atau terdapat indikasi penyalahgunaan rekening, segera hubungi layanan pelanggan resmi bank.

Comment