MAJENE, MEDIATA.ID — Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 10 Agustus 2021 di Majene, Sulawesi Barat. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Kegiatan dengan tema “Menjaga Kualitas Belajar dari Rumah” ini diikuti oleh 921 peserta dari berbagai kalangan.
Empat narasumber tampil dalam seminar ini, yakni Rektor Universitas Maarif Hasyim Latif sekaligus Presiden Ahli Dosen Republik Indonesia, Dr Achmad Fathoni Rodli M.Pd; Founder Sekolah Jelajah Dunia, Suhardiyanto; Staf Pengajar Universitas Sulawesi Barat, Kasmiati, dan Konten Kreator sekaligus Youtuber, Bardin. Sedangkan moderator adalah Nina Izwan selaku Presenter TV. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.
Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.
Materi pertama dibawakan Achmad Fathoni Rodli dengan tema “Strategi Fasilitasi Pembelajaran Tatap Muka dan Tatap Layar dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)”. Menurut dia, keaktifan belajar mahasiswa dan peran guru atau dosen sebagai fasilitator dan mediator mempengaruhi keberhasilan belajar. Fungsi fasilitator di sini berarti setiap guru memiliki kompetensi keilmuan sebagai motivator, dapat memandu pencarian informasi, serta terampil dalam evaluasi setiap pembelajaran.
Selanjutnya, Bardin menyampaikan materi berjudul “Upaya Mencegah, Mendeteksi, dan Menyikapi Cyberbullying”. Ia mengatakan, cyberbullying merupakan penyalahgunaan internet untuk melecehkan, mengancam, mempermalukan, serta mengejek orang lain. Orang tua sangat berperan untuk aktif mencegah anak menjadi pelaku maupun pelaku perundungan tersebut. “Sampaikan kepada anak pentingnya etika di media sosial,” ujarnya.
Pemateri ketiga, Suhardiyanto, menyampaikan tema “Literasi Digital Bagi Tenaga Pendidik dan Anak Didik di Era Digital”. Menurut dia, kewajiban belajar di rumah selama era pandemi menimbulkan berbagai masalah baru. Antara lain, banyak anak yang memiliki perasaan tidak menyenangkan belajar di rumah, sekolah belum memiliki program yang baik, serta sebagian besar guru tidak memahami teknologi pembelajaran daring. “Guru bisa proaktif dengan perubahan guna mengantar anak didik menuju kondisi terbaiknya,” ucapnya.
Adapun Kasmiati, sebagai narasumber terakhir, menyampaikan materi “Tips Menjaga Keamanan Digital Bagi Anak-anak di Dunia Maya”. Ia mengatakan, untuk menghindari dampak negatif terdapat upaya-upaya yang perlu dilaksanakan orang tua. Antara lain, beritahu anak bahwa tidak semua di internet itu benar, informasikan ke anak apa yang boleh diakses atau ditonton serta larangannya, dan periksa secara berkala apa yang telah diakses anak.
Webinar literasi digital ini mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Salah satunya, Linda Chandra di Majene yang bertanya tentang apa yang perlu ditanamkan ke diri sendiri sehingga dapat menganggap bahwa belajar online sama pentingnya dengan tatap muka. Menanggapi hal tersebut, Achmad Fathoni Rodli bilang, orang tua harus menyadari bahwa peranannya untuk menyukseskan belajar daring sangat penting. Sehingga, di rumah terus membantu si anak mengikuti kelas daring dengan baik sebagaimana pentingnya belajar di ruang kelas.
Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

Comment