Pahami Investasi Daring yang Aman dan Menguntungkan dengan Literasi Digital

LUWU UTARA, MEDIATA.ID — Investasi merupakan kegiatan dalam mengupayakan penanaman modal yang dapat menghasilkan keuntungan di masa mendatang. Perkembangan teknologi modern membuat terdapat pilihan investasi secara daring (online), dengan menggunakan perangkat yang tersambung dengan internet dan mengakses situs penyedia layanan investasi daring sesuai dengan kebutuhan.

Namun tetap ada hal-hal yang perlu diwaspadai dalam investasi daring, salah satunya dengan memilih jenis investasi yang tepat. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” pada Senin, 30 Agustus 2021 di Luwu Utara, Sulawesi Selatan mengadakan webinar dengan tema “Cara Aman Investasi Online” untuk berbagi informasi dan tips mengenai investasi daring dari para pembicara yang kompeten.

Rangkaian Program Literasi Digital ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Kegiatan ini diikuti oleh 726 partisipan secara virtual.

Program kali ini dipandu oleh Artha Senna selaku moderator dengan menghadirkan empat narasumber, yaitu pegiat investasi dan Marketing Online Specialist, Pricilya Nelwan; peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Dhenny Yuarta; Branding and Packaging Consultant, Muhammad Yusri; serta MC dan pemengaruh (influencer), Fadillah Reski Pratiwi. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi diselenggarakan dengan menargetkan 57.550 peserta.

Acara dibuka dengan sambutan penuh semangat dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengenai pentingnya literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” tutur Presiden.

Pemateri pertama adalah Dhenny Yuarta dengan tema “Isu Terkini dan Keterampilan Digital”. Menurut Dhenny, faktor perang promo menjadi salah satu faktor kuat dalam meningkatnya penggunaan dompet digital di Indonesia. Selain itu, beberapa aspek lain juga dapat berpengaruh seperti lebih praktis dan lebih aman untuk digunakan.

Sesi dilanjutkan oleh Fadillah Reski Pratiwi yang membawakan tema “Mengubah Mindset Konsumtif menjadi Lebih Produktif”. Menurut dia, Dalam sesinya, Fadillah memaparkan beberapa tips agar bijak dalam belanja daring, yaitu memastikan berbelanja di situs lokapasar yang terpercaya, tidak mudah tergiur diskon, dan melihat review toko serta produk yang dijual.

Pemateri ketiga, Pricilya Nelwan, mengusung tema “Investasi Aman dan Menguntungkan di Masa Pandemi COVID-19”. Ia mengatakan, investasi digital dapat terbagi ke dalam beberapa jenis, salah satunya adalah investasi daring berupa saham. Jenis investasi ini memungkinkan investor untuk mendapatkan keuntungan yang sangat besar. Adapun risikonya adalah risiko likuiditas dan kerugian modal akibat penurunan nilai investasi.

Adapun pemateri terakhir, Muhammad Yusri, membawakan tema “Peran dan Fungsi e-Market dalam Mendukung Produk Lokal”. Ia menjelaskan, beberapa tantangan yang dihadapi oleh UMKM saat memasuki lokapasar, di antaranya pengetahuan dan keterampilan memanfaatkan teknologi atau situs digital yang umumnya masih rendah; akses internet belum merata, terutama di pedesaan dan pelosok; serta mahalnya biaya logistik antarpulau di Indonesia.

Setelah pemaparan materi dari semua narasumber, moderator melanjutkan acara dengan sesi tanya jawab yang ditanggapi secara antusias oleh para peserta. Terdapat hadiah berupa uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 bagi 10 penanya yang beruntung. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta.

Salah satu pertanyaan menarik datang dari peserta bernama Maulina yang menanyakan bagaimana cara mengedukasikan ke keluarga mengenai penggunaan dompet digital yang bijak. Menurut Dhenny, hal pertama yang dapat dilakukan adalah tidak mengisi dompet digital di luar kebutuhan. Selanjutnya, lakukan pengawasan terhadap pengeluaran yang dilakukan.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. (*)

Comment