MEDIATA.ID — Jamaah haji Kloter 7 Embarkasi Makassar, binaan KBIHU Annur Maarif, pada Kamis (8/5), menjalani city tour yang tak terlupakan di Kota Madinah. Perjalanan spiritual dan edukatif ini membawa mereka menelusuri jejak sejarah Islam yang begitu kaya.
Perjalanan dimulai dengan kunjungan ke Masjid Quba, masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah SAW. Jamaah merenungkan sejarah penting masjid ini sambil menikmati suasana spiritual yang begitu kental.
Petualangan berlanjut ke sebuah kebun kurma yang menawarkan cita rasa manis khas Madinah. Berbagai jenis kurma lezat disantap oleh jamaah, menjadi pengalaman menyenangkan di tengah perjalanan spiritual mereka.
Puncak perjalanan city tour adalah kunjungan ke Jabal Uhud, gunung bersejarah yang menjadi saksi perjuangan heroik dalam Perang Uhud. Di tempat ini, jamaah merenungkan pengorbanan dan keteguhan para sahabat Rasulullah SAW.
Setelah dari Jabal Uhud, jamaah melanjutkan kunjungan ke Masjid Qiblatain dan Masjid Khandaq, dua masjid yang juga menyimpan kisah penting dalam sejarah Islam. Usai city tour, jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat sejenak sebelum melaksanakan salat Zuhur berjemaah.
Keberuntungan menaungi jamaah Kloter 7. Mereka menginap di Hotel Grand Plaza, yang berjarak hanya sekitar 250 meter dari Masjid Nabawi. Kedekatan ini memudahkan mereka dalam menunaikan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.
“Alhamdulillah, hotel kami sangat dekat dengan Masjid Nabawi,” ujar Haji Hamka Dama, pembimbing ibadah haji Kloter 7 asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.
“Kedekatan ini memberikan kemudahan yang luar biasa bagi jamaah dalam menjalankan ibadah,” tambahnya.
City tour ini menjadi pengalaman berharga bagi jamaah Kloter 7. Mereka tidak hanya menikmati keindahan Kota Madinah, tetapi juga memperdalam pemahaman tentang sejarah Islam dan memperkuat ikatan spiritual. (*)

Comment