MEDIATA.ID — Pemerintah Kabupaten Gowa meresmikan Pusat Kuliner Malino di Kecamatan Tinggimoncong sebagai bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kunjungan wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Malino telah lama dikenal sebagai destinasi wisata alam unggulan di Sulawesi Selatan. Kehadiran pusat kuliner ini diharapkan melengkapi pengalaman wisata para pengunjung dengan sajian kuliner khas daerah yang lebih representatif dan modern.
“Malino kini semakin lengkap. Wisata alamnya sudah dikenal luas, dan dengan hadirnya pusat kuliner ini, pengunjung bisa menikmati keindahan sekaligus cita rasa khas Gowa,” ujar Husniah.
Bupati meminta Camat Tinggimoncong dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa sebagai pengelola untuk aktif mempromosikan pusat kuliner ini agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Ia juga mendorong pengembangan fasilitas tambahan seperti pertunjukan musik dan kios UMKM kerajinan sebagai daya tarik tambahan.
“Soft opening ini baru permulaan. Ke depan, tempat ini bisa menjadi pusat oleh-oleh dan hiburan, sehingga pengunjung bisa membawa pulang kenangan dari Malino,” jelasnya.
Peresmian ini juga dikaitkan dengan event tahunan Beautiful Malino yang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Bupati berharap pusat kuliner ini dapat mendukung peningkatan jumlah wisatawan dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin saat Beautiful Malino berlangsung, semua fasilitas sudah siap. Dengan begitu, masyarakat bisa menikmati wisata, kuliner, dan kegiatan festival sekaligus, yang tentu akan meningkatkan pendapatan warga dan PAD daerah,” tambahnya.
Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa, Nasrun, melaporkan bahwa dari total 73 unit kios yang tersedia, sebanyak 53 telah diisi oleh pelaku UMKM pada tahap soft opening. Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat untuk mengembangkan potensi kuliner lokal.
“Minat pelaku usaha sangat besar. Kami optimis seluruh kios akan terisi dalam waktu dekat,” ungkap Nasrun.
Salah satu pelaku UMKM, Ichwan Nur dari Daisuki Malino, berharap agar pusat kuliner ini terus dipromosikan melalui berbagai kanal media sosial agar lebih dikenal dan ramai dikunjungi.
“Malino selama ini dikenal karena alamnya, kami ingin kulinernya juga jadi daya tarik utama,” harap Ichwan. (*)

Comment