MAROS,MEDIATA.ID-Bupati Maros beserta Kepala Dinas Perikanan dan jajarannya terus berinovasi dalam pengembangan teknologi bidang perikanan melalui budidaya sistem bioflok.Rabu, 3 Maret 2021
Dalam kunjungannya di sentra pengembangan teknologi perikanan bioflok tanpa mengabaikan protokol kesehatan di dusun Bonto Bira Desa Kurusumange Kec. Tanralili, Bapak H.A.S Chaidir Syam mendorong seluruh masyarakat Maros untuk menggalakkan budidaya produktif dengan menggunakan sistem baru.
“Kita harapkan melalui program pemberdayaan masyarakat, kita bisa menjaga ketahanan pangan mulai dari keluarga, desa, kecamatan, kabupaten sampai tingkat provinsi “Ungkapnya”.
Tak luput dari ide aktivis perempuan selaku Wakil Bupati menambahkan perlunya penguatan kelembagaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani sebagai ujung tombak pergerakan ekonomi keluarga”tegasnya”.
Selanjutnya secara terpisah anggota Dewan yang hobinya memelihara ikan dan tanam sayur ini mengungkapkan, “Maros sebagai daerah penyangga utama kota makassar akan terus berinovasi untuk memenuhi permintaan pasar, saat ini permintaan jenis ikan Nila di perkotaan belum bisa terpenuhi,”ujarnya”.
Mari sama-sama mendorong program produktif bagi masyarakat, kita dorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pekarangan rumah, tentunya dengan bimbingan dan pendampingan mulai dari pengenalan program sampai panen, “harap Amril, SE”.
Petani Milenial,Bro Kadir Pemilik lahan sekaligus pengusaha sistem bioflok ikan Nila memberikan gambaran untuk produktivitas kolam bundar D4 adalah 300 kg/siklus dengan harga 30 rb/kg. InsyaAllah inovasi ke depan kita tawarkan kepada konsumen berupa ikan Nila hidup untuk menjamin dan menjaga kualitas produksi tentunya dengan menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang berpengalaman untuk pemasaran.”terangnya.
(Achank)

Comment