MEDIATA.ID — Memasuki usia ke-23, Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Sulawesi Selatan menegaskan perannya bukan lagi sekadar sayap partai, tetapi telah bertransformasi menjadi kekuatan elektoral yang signifikan dan instrumen kaderisasi strategis perempuan Golkar.
Dalam perayaan HUT ke-23 yang digelar di Sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel, Minggu (23/5), Ketua KPPG Sulsel dr. Salwa Mochtar secara tegas menyampaikan visi ke depan organisasi perempuan ini sebagai ujung tombak konsolidasi partai menjelang agenda-agenda politik besar.
“Kader perempuan hari ini harus menjadi subjek utama politik, bukan hanya pelengkap. KPPG adalah jembatan antara partai dan masyarakat, sekaligus penghasil kader berkualitas yang siap tempur di semua level kontestasi,” ujar Salwa.
Dari Konsolidasi ke Mobilisasi Politik
Dengan tema “Perempuan Golkar Bergerak, Indonesia Maju”, KPPG Sulsel memperlihatkan arah gerak yang tak hanya bersifat internal. Konsolidasi telah dilakukan, kini saatnya bergerak menuju mobilisasi elektoral yang terukur.
Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Taufan Pawe, yang hadir langsung dalam acara ini, menyambut baik militansi politik perempuan Golkar. Ia bahkan menyebut KPPG sebagai kekuatan yang mampu mendongkrak citra dan elektabilitas partai.
“Kita harus melihat KPPG sebagai aset politik. Mereka bukan hanya penggerak sosial, tetapi juga representasi Golkar yang dekat dengan isu-isu keseharian rakyat. Di tangan mereka, kerja-kerja politik bisa menyentuh akar rumput secara lebih intens,” kata Taufan.
Basis Politik Perempuan, Modal Menuju Pilkada dan Pileg
Kehadiran KPPG dari kabupaten/kota di seluruh Sulsel menunjukkan struktur dan jaringan yang sudah terbentuk kuat. Ini menjadi modal strategis Partai Golkar dalam menghadapi Pilkada serentak dan Pemilu legislatif mendatang.
Apalagi, dalam konteks afirmasi politik, keterwakilan perempuan menjadi isu utama. KPPG berpotensi menjadi “inkubator” lahirnya politisi perempuan Golkar yang tidak hanya memenuhi kuota, tetapi juga mampu menembus gelanggang kompetisi dengan daya saing kuat.
“KPPG harus kita siapkan untuk mengisi ruang-ruang strategis di eksekutif dan legislatif. Bukan hanya sebagai pemanis, tapi sebagai penentu,” imbuh Salwa dalam pidatonya yang disambut tepuk tangan hadirin.
Penghargaan untuk Daerah Inspiratif
Sebagai bentuk penghargaan terhadap kerja-kerja nyata di tingkat daerah, KPPG Sulsel memberikan apresiasi kepada beberapa DPD KPPG kabupaten/kota yang dinilai aktif dan konsisten membangun basis perempuan, seperti dari Gowa, Sinjai, Jeneponto, Maros, dan Pangkep.
Perayaan HUT kali ini bukan sekadar seremoni. Di balik itu, tampak geliat strategis KPPG sebagai kekuatan baru yang tidak bisa lagi dipandang sebelah mata dalam konfigurasi kekuasaan dan arah politik Golkar Sulsel ke depan. (*)

Comment