Optimalisasi Sinergi Pramuka dan Pembangunan Daerah, Bupati Gowa Dorong Peran Aktif Mabi dan Andalan

MEDIATA.ID — Bupati Gowa sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara jajaran Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka dan pemerintah daerah. Sinergi ini dinilai krusial untuk mengintegrasikan program kepramukaan dengan agenda pembangunan daerah secara lebih optimal.

“Saya yakin dan percaya, dengan sinergi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan Kwarcab Gowa, arah pembangunan akan semakin maju dan masyarakat lebih sejahtera,” ujar Husniah saat membuka Kursus Orientasi Majelis Pembimbing (Mabi) dan Andalan di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa.

Kegiatan orientasi ini dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran dan fungsi Mabi serta Andalan sebagai pilar utama pembinaan kepramukaan di tingkat daerah. Husniah menekankan bahwa keterlibatan pimpinan SKPD sebagai anggota Mabi bukan sekadar formalitas, melainkan tanggung jawab moral dan struktural untuk mendukung penuh kegiatan Kwarcab dan Satuan Karya (SAKA) di bawah bimbingan masing-masing.

“Ini adalah amanah tambahan yang penting dan menjadi salah satu indikator kinerja kita, terutama dalam mempertahankan predikat Kwarcab Tergiat di Sulawesi Selatan yang telah diraih melalui berbagai prestasi pembinaan,” tegasnya.

Tujuan utama dari kursus orientasi ini adalah menyamakan visi, meningkatkan pemahaman, dan memperkuat kapasitas anggota Mabi dan Andalan agar dapat menjalankan peran secara maksimal dalam mendukung kegiatan kepramukaan.

“Kami berharap para peserta mampu menyelaraskan visi dalam merumuskan kebijakan, mendampingi, dan mendukung kegiatan kepramukaan di Kwarcab Gowa,” tambah Husniah.

Ketua Panitia Pelaksana, Hasniati Hayat, menjelaskan bahwa kursus orientasi ini merupakan bagian dari pelatihan organisasi Gerakan Pramuka yang dirancang untuk memperkuat pemahaman dan komitmen pengurus di tingkat cabang.

“Orientasi ini menitikberatkan pada prinsip dasar kepramukaan, kode kehormatan, sistem administrasi, struktur organisasi, serta mekanisme kerja dan koordinasi antara Mabicab dan Kwartir Cabang,” jelasnya.

Kegiatan ini berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh 180 peserta dari jajaran Mabi dan Andalan Kwarcab Gowa. (*)

Comment