MEDIATA.ID – Di balik penyelenggaraan de Rudal Padel at Malino 2026, ada sosok yang tak asing di kalangan komunitas olahraga dan dunia usaha Sulawesi Selatan, yakni Rusdin Abdullah, yang akrab disapa Rudal.
Bagi sebagian orang, Rusdin dikenal sebagai pengusaha. Namun di kalangan komunitas padel, ia lebih dikenal sebagai sosok yang aktif membangun ruang kebersamaan melalui olahraga.
Komitmen itulah yang melahirkan turnamen de Rudal Padel at Malino, sebuah ajang yang tidak semata mengejar prestasi, tetapi juga mempererat hubungan antarpemain dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan.
Berawal dari Kecintaan pada Padel
Popularitas padel yang terus meningkat di Makassar mendorong Rusdin Abdullah menghadirkan sebuah turnamen dengan konsep berbeda.
Alih-alih berorientasi pada hadiah besar atau persaingan semata, ia ingin menciptakan kompetisi yang menjadi tempat berkumpulnya komunitas, memperluas persahabatan, dan menikmati olahraga bersama.
Semangat itu tercermin dari penyelenggaraan grand final yang dipusatkan di Lapangan Padel De Rudal Villa, Malino, memadukan kompetisi dengan suasana alam pegunungan yang sejuk.
“Turnamen ini sebenarnya hanya untuk silaturahmi komunitas sekaligus have fun,” ujar Rusdin Abdullah.
BACA JUGA:
- Mengenal Olahraga Padel, Mengapa Kini Semakin Populer di Makassar?
- 12 Pasangan Pastikan Tiket ke Grand Final de Rudal Padel at Malino, Pertarungan Sengit Berlanjut Akhir Pekan Ini
Membangun Komunitas, Bukan Sekadar Turnamen
Pada edisi 2026, turnamen diikuti 24 pasangan yang berasal dari berbagai latar belakang.
Mayoritas peserta merupakan anggota Komunitas Padel de Rudal, termasuk pemain senior berusia di atas 50 tahun yang dipasangkan dengan pemain kategori bronze, silver, maupun beginner.
Konsep tersebut menunjukkan bahwa olahraga padel dapat dinikmati siapa saja tanpa memandang usia maupun tingkat kemampuan.
Bahkan peserta yang tidak berhasil lolos ke grand final tetap diundang hadir ke Malino untuk meramaikan kegiatan dan memperkuat kebersamaan komunitas.
De Rudal Villa Kini Punya Lapangan Padel
Keseriusan Rusdin dalam mengembangkan padel juga terlihat melalui pembangunan fasilitas olahraga di De Rudal Villa di Malino.
Lapangan padel yang dihadirkan menjadi salah satu fasilitas baru yang melengkapi kawasan tersebut sekaligus membuka ruang bagi komunitas untuk berlatih maupun menggelar kompetisi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan padel kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya di Sulawesi Selatan.
Dikenal sebagai Pengusaha
Di luar aktivitasnya di komunitas olahraga, Rusdin Abdullah dikenal sebagai pengusaha yang telah lama berkecimpung di bidang konstruksi dan jasa. Namanya juga sempat menjadi perhatian publik dalam dinamika politik lokal Makassar pada 2024.
Namun di tengah berbagai aktivitas tersebut, ia tetap menyisihkan waktu untuk membangun komunitas olahraga yang menurutnya mampu mempererat hubungan antarmasyarakat.
Padel sebagai Gaya Hidup Baru
Bagi Rusdin Abdullah, padel bukan sekadar permainan raket.
Olahraga ini menjadi media untuk membangun komunikasi, memperluas jaringan pertemanan, sekaligus mendorong gaya hidup sehat.
Melalui de Rudal Padel at Malino, ia berharap semakin banyak masyarakat mengenal olahraga yang tengah berkembang pesat tersebut dan lahir komunitas-komunitas baru yang ikut menghidupkan ekosistem padel di Sulawesi Selatan.
Dengan semakin banyaknya fasilitas, turnamen, dan antusiasme masyarakat, padel diyakini memiliki peluang besar menjadi salah satu olahraga favorit di Makassar dalam beberapa tahun ke depan.

Comment