MEDIATA.ID — Tim mahasiswa Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Magang Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) telah melaksanakan kegiatan psikoedukasi dengan menggunakan media poster dengan tema “Efektifitas Psikoedukasi terkait tuntutan prioritas dalam mempengaruhi kesadaran karyawan terhadap Work Life Balance” di BPR Alinma pada Senin (03/06).
Andi salah satu mahasiswa BKP Magang Fpsi UNM di BPR Alinma mengatakan bahwa program psikoedukasi dalam media poster yang dilakukan ini memiliki tujuan untuk melihat atau mengukur terkait efektifitas dari program psikoedukasi untuk meningkatkan kesadaran para karyawan BPR Alinma terhadap prioritas yang meninjau terkait keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadinya.
“Psikoedukasi ini sebenarnya untuk melihat bagaimana penerapan work life balance dari karyawan itu sendiri, dengan berlandaskan pada program psikoedukasi, maka kami mengukur tingkat kefektifan psikoedukasi terhadap kesadaran mengenai prioritas karyawan” jelasnya.
Andi juga menambahkan bahwa kegiatan psikoedukasi ini dilakukan dengan cara membagikan pre test kepada karyawan sebelum memberikan penjelasan dalam media poster tersebut. Setelah penjelasan diberikan kami juga memberikan post test untuk mengukur pemahaman karyawan.
Psikoedukasi yang dilaksanakan ini berdasarkan hasil need assesment yang telah dilakukan sebelumnya dengan cara membagikan kuisioner kepada karyawan BPR Alinma.
“Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan hasil kuisioner yang telah dilakukan sebelumnya pada karyawan BPR Alinma. Dari hasil yang diperoleh makanya kami mengangkat tema tersebut. Diharapkan kegiatan yang kami laksanakan ini dapat bermanfaat bagi karyawan BPR Alinma” jelasnya.
Program ini juga disambut dengan hangat dan atusias oleh mitra terkait. Yuniarti M. Ridwan selaku mentor mahasiswa BKP Magang Fpsi UNM di BPR Alinma mengungkapkan bahwa program ini dapat membantu karyawan dalam pengelolaan waktu agar dapat memberikan stabilizer pada work life belencenya setiap karyawan.
“Alhamdulillah bagus sih prokernya terhadap dengan work balance. Apalagi kan kita tahu di mana-mana itu karyawan pasti sangat berbenturan dengan work balance-nya. Jadi ilmu yang juga kalian berikan kepada karyawan itu sangat berarti. Jadi buat karyawan mungkin bisa mengatur strategi untuk bagaimana work balance-nya. Yang pastinya prokernya kami berharap punya dampak yang positif untuk karyawan” ujarnya.
Dengan program tersebut, diharapkan adanya kesan dan pesan serta dampak yang positif bagi karyawan yang ada di perusahaan tersebut, sehingga lebih memudahkan lagi para karyawan dalam mengelola time management. (*)

Comment