MEDIATA.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mengintensifkan pemerataan pembangunan dan standardisasi pelayanan publik hingga ke wilayah terluar. Komitmen ini ditegaskan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menggelar kunjungan kerja maraton bersama Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Jumat (12/6/2026).
Dalam kunjungan strategis yang menyasar Pulau Barrang Lompo dan Pulau Bone Tambu tersebut, Wali Kota memboyong jajaran fungsional Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Sekretaris Daerah Andi Zulkifly Nanda dan Kepala Kantor Kemenag Makassar, Muhammad.
Langkah ini diambil untuk memastikan intervensi program kerja APBD 2026 berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak instan bagi kualitas hidup masyarakat pulau.
”Kehadiran kami di gugusan Sangkarrang bukan sekadar agenda seremonial atau silaturahmi biasa. Kami datang membawa solusi konkret lewat program lintas sektor yang menyentuh urusan dasar seperti pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan, hingga ketahanan infrastruktur,” tegas Munafri di sela agenda salat Jumat berjemaah di Pulau Bone Tambu.
Di Pulau Barrang Lompo, Wali Kota mengawali agenda dengan meninjau progres pembangunan fisik Kantor Urusan Agama (KUA) Sangkarrang serta menyalurkan santunan sosial bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.
Rombongan kemudian bertolak ke Pulau Bone Tambu untuk membuka posko pelayanan jemput bola lintas dinas, yang meliputi:
- Layanan Adminduk (Disdukcapil): Perekaman dan pencetakan KTP elektronik secara real-time, penerbitan akta kelahiran, serta akta kematian gratis bagi warga pulau tanpa perlu menyeberang ke daratan Makassar.
- Sektor Pendidikan (Dinas Pendidikan): Penyerahan beasiswa pendidikan secara simbolis kepada siswa SD Inpres Barrang Caddi II serta penyaluran dana hibah perbaikan sarana prasarana sekolah.
Menyikapi tantangan ekologis wilayah pesisir, pria yang akrab disapa Appi ini meninjau langsung kondisi bangunan SMP Negeri 42 Satu Atap Bone Tambu yang terdampak abrasi pantai secara masif. Pemkot Makassar berkomitmen merumuskan pembangunan tanggul penahan ombak terintegrasi guna mengamankan fasilitas pendidikan tersebut.
Selain mitigasi abrasi, aspek kemandirian energi dan keamanan pemukiman turut diintervensi melalui peresmian infrastruktur lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS).
”Ada 28 titik lampu berbasis solar cell ramah lingkungan yang diserahkan oleh Dinas Perhubungan untuk menerangi aktivitas ekonomi produktif masyarakat pulau di malam hari. Kami minta seluruh dinas teknis mengontrol operasionalnya dan mengajak warga ikut merawat aset bersama ini,” urai mantan CEO PSM Makassar tersebut.
Di sela-sela peninjauan, Wali Kota mengakui konektivitas maritim yang optimal tidak hanya bertumpu pada pengadaan armada kapal gratis, melainkan wajib ditopang oleh keandalan infrastruktur hulu seperti dermaga rakitan yang representatif.
Sektor Prioritas | Bentuk Interaksi & Solusi | Target Capaian |
|---|---|---|
Akses Transportasi | Perbaikan fasilitas tambat labuh di pulau tujuan. | Kapal bertonase besar dapat bersandar aman saat air surut. |
Fasilitas Umum | Penyerahan bantuan hibah operasional rumah ibadah. | Peningkatan kualitas sarana keagamaan masyarakat. |
Guna memastikan seluruh program berjalan berkesinambungan, Munafri menginstruksikan Camat, Lurah, hingga jajaran Ketua RT/RW di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang untuk bertindak lebih proaktif di lapangan.
”Aparatur wilayah adalah mata dan telinga pemerintah kota. Camat dan Lurah harus rajin turun ke bawah guna menjaring keluhan masyarakat, sehingga kita bisa melakukan eksekusi perbaikan pelayanan secara cepat dan presisi,” pungkas Munafri menutup kunjungannya. (*)

Comment