Bantaeng Berduka! Isak Tangis Warnai Pelepasan Jenazah Mantan Wabup Muhammad Yasin di Tangan Bupati Uji Nurdin

MEDIATA.ID — Atmosfer duka mendalam menyelimuti bumi Butta Toa. Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama komponen masyarakat melepas salah satu putra terbaik daerah, Drs. H. Muhammad Yasin, MT., yang merupakan Wakil Bupati Bantaeng periode 2013–2018.

Upacara pelepasan jenazah secara protokoler kedinasan dipimpin langsung oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, di Halaman Kantor Bupati Bantaeng, Sabtu (27/6/2026) pagi.

Almarhum Muhammad Yasin yang merupakan putra dari Letnan Kolonel Purnawirawan H. Bohari, dilaporkan menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat, 26 Juni 2026, pukul 11.15 WITA. Kepergian sosok birokrat dan politisi senior ini meninggalkan rekam jejak pengabdian yang panjang bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Bantaeng.

Bupati Uji Nurdin: Bantaeng Kehilangan Sosok Pendamai dan Pekerja Keras

Dalam sambutan penghormatannya, Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin—yang akrab disapa Uji Nurdin—selaku Ketua Dewan Penasehat KORPRI Bantaeng, menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya, baik atas nama pribadi, keluarga, maupun mewakili seluruh jajaran pemerintah daerah.

Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara dan warga yang memadati halaman kantor bupati untuk bersama-sama melangitkan doa terbaik agar segala amal ibadah serta dedikasi almarhum diterima secara utuh di sisi Allah SWT.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam. Kita semua merasa kehilangan yang teramat besar atas kepergian beliau. Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, kami mengetuk hati kita semua untuk menerima cobaan ini dengan sabar, tawakal, tulus, dan ikhlas. Semoga Allah Yang Maha Pengasih menerima semua dharma baktinya serta menempatkan arwahnya di tempat terbaik,” tutur Uji Nurdin dengan nada penuh khidmat.

Gerakan Doa Serentak Pasca-Magrib di Seluruh Masjid

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi terhadap dedikasi emas almarhum, Bupati Bantaeng sebelumnya juga telah bergerak cepat menerbitkan rilis resmi berupa Surat Imbauan yang ditujukan kepada seluruh elemen tokoh agama, pengurus jemaah masjid, hingga pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Bantaeng.

Surat edaran bernomor khusus tersebut menginstruksikan pelaksanaan zikir dan doa bersama secara kolektif yang digelar serentak pasca-pelaksanaan salat Magrib di wilayah masing-masing sejak Jumat malam.

“Ini adalah bentuk apresiasi kolektif kita atas seluruh tetesan keringat dan pemikiran Bapak Muhammad Yasin selama mengabdi untuk kesejahteraan masyarakat Bantaeng. Mari kita ketuk pintu langit bersama, semoga almarhum berpulang dalam kondisi husnul khatimah,” terang Bupati.

Matriks Rekam Jejak dan Penghormatan Almarhum H. Muhammad Yasin

Parameter InformasiData Historis & Fakta LapanganCatatan Penghormatan Daerah
Gelar & Nama LengkapDrs. H. Muhammad Yasin, MT.Wakil Bupati Bantaeng (Periode 2013–2018).
Waktu WafatJumat, 26 Juni 2026, Pukul 11.15 WITA.Bertepatan dengan hari istimewa (Jumat).
Lokasi PenghormatanHalaman Utama Kantor Bupati Bantaeng.Upacara kedinasan KORPRI dipimpin Pj Bupati.
Aksi Solidaritas DaerahSurat Imbauan Doa Bersama Lintas Sektor.Diikuti oleh seluruh pengurus masjid & ponpes se-Bantaeng.

Prosesi pelepasan jenazah berlangsung dengan penuh haru dan dihadiri oleh jajaran pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, staf ahli, serta ribuan pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.

Rekam jejak almarhum Drs. H. Muhammad Yasin, MT. selama mendampingi jalannya roda pemerintahan masa lalu akan tetap abadi sebagai salah satu pondasi penting dalam sejarah transformasi Kabupaten Bantaeng menuju daerah yang maju dan diperhitungkan di Sulawesi Selatan. (*)

Comment