DPP IMMIM Luncurkan Platform Cari Ustadz dan Masjid

MEDIATA.ID — Menyikapi era digitalisasi, DPP IMMIM melakukan terobosan bidang dakwah. Bentuknya, penerapan platform Immim.id berisi dua hal pokok, ‘’Mencari Ustadz dan Mencari Masjid’’.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Umum YASDIC IMMIM, Dr Hj Nurfajri Fadeli Luran saat sosialisasi platform Immim.Id sebagai rangkaian Diskusi Bulanan IMMIM, Ahad (28/7) di Aula IMMIM Jln. Sudirman,Makassar.

Immim.Id ini didalamnya berisi informasi tentang dua kebutuhan pokok beraspek spiritual., bagaimana Mencari dan Menemukan Ustadz serta Mencari Masjid berikut fasilitas dan program kegiatan termasuk kajian-kajian di masjid itu.

Terobosan ini diilhami, kecenderungan tingginya kebutuhan masyarakat pada da’i, terutama jika ada hajatan yang sifatnya mendadak. Problemnya, terkadang masyarakat tak tahu, harus menghubungi siapa agar segera disiapkan ustadz. Nah, platform Immim.id inilah solusinya, kata Doktor UNM itu.

Prinsipnya, lanjut Nurfajri, IMMIM sebagai lembaga dakwah bermotto ‘’Bersatu Dalam Aqidah, Toleransi Dalam Furu’iyah dan Khilafiyah’’, merancang Immim.id sebagai wadah memudahkan masyarakat mencari ustadz dan mengetahui/menemukan masjid dan agenda yang diinginkannya.

‘’Peran IMMIM sebagai fasilitator menyiapkan wadah. Tujuannya lebih mendekatkan masyarakat pada mubaligh dan masid. Nawaitunya, ke depan platform ini benar-benar bermanfaat bagi warga. Pertimbangannya, kelak, fitur masjid akan memudahkan warga mengakses berbagai informasi,’’ ujar nya.

Contoh sederhana, masid mana yang punya agenda kajian tasawuf, kajian tafsir, Parenting, kajian aqidah, kultum, pelatihan da’I, pengajian/Tahsin dll. Tak kalah pentingnya, warga juga dengan mudah akan mengetahui, identitas pemateri (ustadz) beserta latar belakangnya, tandas Ulfah, sapaan akrabnya.

Dibagian lain, platform ini, bukan hanya terbatas bagi ustadz/ustadzah naungan binaan DPP IMMIM, namun diharapkan akan jadi naungan seluruh muballigh/muballihat dari latar belakang manapun.

‘’IMMIM tak menempatkan diri sebagai wadah ekslusif, tapi hadir untuk merekatkan ummat, muballigh dan masjid. Itulah sebabnya, saat mendaftar di Platform Immim.Id, diharapkan setiap da’i membawa KTP. Kemudian saat penginputan mencantumkan foto dan bio data lengkap, Termasuk latar belakang organisasi,’’ tuturnya.

Selain itu, di platform ini juga para pengundang ustadz, dapat mencantumkan kesan dan pesan serta penilaian mengenai ustadz yang pernah diundang ceramah. Lalu, penilaian bersifat internal ini, tentu masukan berharga bagi lembaga yang menaunginya. Dengan demikian, aka nada langkah positif, misalnya melakukan pelatihan lanjutan.

‘’Ke depan, fitur pelayanan platform ini akan terus dibenahi maksimal. Pertimbangannya, IMMIM perekat organisasi, sehingga sangat diharapkan dukungan berbagai lembaga dan organisasi keagamaan. Termasuk Muhammadyah, DDI,Hidayatullah,NU,Wahdah dsb. Terkait itu DPP IMMIM juga akan sosialisasi keberbagai organisasi,’’ tutur Nurfajri.

Sebelumnya, Drs H Hilmi Muhammad, Ketua Majelis Publikasi,Media Digital dan Humas menjelaskan, platform Immim.id merupakan langkah awal. Selanjutnya, akan terus dibenahi sesuai kebutuhan.

DPP IMMIM menyiapkan wadah platform beserta kuncinya. Selanjutnya, diharapkan diisi data profil ustadz. Yakinlah, informasi itu akan dibaca di seluruh dunia. Dengan demikian, terbuka kemungkinan, da’i Makassar akan diundang ke Papua atau bahkan luar negeri, tentunya sesuai kompetensi keilmuan dan pengalamannya, ujar Hilmi.

Alhamdulillah, usai sosialisasi, Ahad (28/7) di aula DPP IMMIM, sejumlah ustadz didampingi petugas khusus mulai aktif menginput data pribadi. Tampak Ketua Majelis Pengembangan Masjid dan Muballigh DPP IMMIM, Ustadz Prof Dr HM Natsir Siola turut menginput profilnya. ()

Comment