Diskusi IMMIM Kaji Hijrah Menuju Perdamaian Dunia

MEDIATA.ID — Prof Dr KH Muammar Bakry,Lc,M.Ag menandaskan, filosofi hijrah dapat dimaknai gerak. Untuk itu umat Islam harus aktif bergerak,termasuk gerak menuju perdamaian dunia.

Pemikiran itu dilontarkan Prof Muammar Bakri,Lc pada Diskusi Bulanan DPP IMMIM bertajuk Hijrah Menuju Perdamaian Dunia, Ahad (28/7) di Aula DPP IMMIM,Jl. Sudirman, Makassar.

Hadir, Ketua Umum YASDIC IMMIM, Dr Ir Hj Nurfajri Fadeli Luran,M.Pd, Sekjen DPP IMMIM, Prof Dr H Muhammad Shuhufi,M.Ag, Jajaran Pengurus DPP IMMIM, Unsur DPK IMMIM dan kalangan muballigh.

‘’Dengan demikian mengawal menuju perdamaian harus ada gerak (gerakan). Dapat dimulai dari hal-hal kecil yang berdampak besar,’’ kata Muammar.

Mencermati kondisi dewasa ini, lanjut Muammar, digitalisasi adalah bahasa kekinian dan itu bahasa ummat. Itu ditandai, umumnya umat pegang Hand Phone. Dengan demikian, para da’i dalam penyampaian pesan syiar Islam, mesti beradaptasi teknologi berupa digitalissai dakwah.

Sejarah mengajarkan, tiap rasul diutus sesuai bahasa kaumya. Sehingga menurut Muammar, digitalisasi dapat dikategorikan sebagai bahasa kaum saat ini. Faktanya, hampir semua informasi dapat diakses melalui HP, sehingga konteks ayat ini dapat dipahami, dakwah digitalisasi mesti dilakukan.

‘’Seluruh da’i IMMIM harus berupaya miliki medsos. Dakwah yang sederhana via HP, karena hampir semua masyarakat punya HP,’’ tutup Muammar.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Kemitraan dan Kerjasama Internasional DPP IMMIM, Prof Dr Mustari Mustafa,M.Pd menegaskan, menuju perdamaian dunia, umat Islam mesti terbuka terhadap setiap perkembangan global.

‘’Ayo kita berperan jadi agen perdamaian dunia dan selesaikan masalah melalui forum dialog. Hanya saja, kita harus cermat mengelola perkembangan global. Umat Islam harus cermat dalam memilih dan menerima setiap informasi,’’ pesan Prof Mustari. (*)

Comment