SELAYAR, MEDIATA.ID- Beruntung sekali pengantin yang nikah di dekat Kantor Pos, Minggu Oktober 2020, pagi.
Pasalnya, yang menikahkan Wakil Bupati periode 2010- 2015, Saiful Arif, sedang saksinya, salah satu di antaranya adalah Bupati Selayar periode 2016- 2021, M. Basli Ali.
Keduanya, Basli dan Saiful duduk berdampingan saat acara pendahuluan, sembari mengikuti prosesi adat yang berlangsung lancar.
Peristiwa ini amat langka, kata tokoh masyarakat yang sempat hadir, seraya menambahkan, sekalipun pak Bupati sangat padat agenda kampanyenya, namun berkenan meluangkan waktunya untuk acara pernikahan Samsul Bahri bin Sahapuddin dengan gadis pujaan hatinnya, Dwi Handayani Aprianti bt Patta Hajji. “Kami bangga”, tegasnya.
Saat memberikan nasihat perkawinan, Saiful memaknai Acara “mappaccing” yg kabarnya memakan wkt sekitar 3 jam.
Menurut Saiful, acara paccing (Appassirangga, Selayar), tidak ada daliknya dalam hadits, apalagi ayat dalam Al-Qur:an. Namun jangan buru- buru melarangnya, karena ternyata di balik prosesi adat itu, terkandung makna yang sangat luhur.
Kekuarga besar kedua mempelai berharap, pasangan suami istri ini lengket, sebagai mana lengketnya warna paccing, merah dengan kuku .
Penjelasan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu dan tuan rumah serta para undangan.
Lengketnya Anchu dan Apri, lanjut Saiful, baru merupakan doa dan harapan keluarga masing-masing bersama undangan.
Namun, untuk mewujudkannya Anchu dan Apri perlu mengaplikasikan nilai-nilai dalam kehidupan rumah tangga/ keluarga, yakni :
- Dahulukan kewajiban baru menuntut hak.
- Jangan buka kekurangan dan kelemahan Pasangan di hadapan orang yang tidak berhak menerim info.
- Kalau ada masalah keluarga yang tdk bisa diselesaikan, dan terpaksa mengadu, maka mengadulah secara silang, agar keluarga tetap utuh.
- Jaga emosi dan kendalikan diri, Jangan terburu – buru bersikap dan mengambil tindakan sebagai klarifikasi.
Usai pernikahan, Basli dan Saiful bercengkrama setelah menikmati jamuan makan siang, baik di rumah Anchu maupun di rumah Apri yg kebetulan bertetangga.
Prosesi akad nikah berjalan lancar, hanya satu kali dengan tegas, langsung Sah. Maklum, Anchu adalah pelaut, tutur salah seorang tamu.
(SA)

Comment