BANTAENG, MEDIATA.ID — Bupati Bantaeng Ilham Azikin sedang meninjau rencana pegembangan kawasan wisata Air Terjun Bissappu Kabupaten Bantaeng, Sulsel.
Kawasan wisata alam Air Terjun Bissappu ini terletak di Desa Bonto Salluang Kecamatan Bissasppu, Bantaeng.
Rencananya, kawasan wisata alam ini akan disuntik dana seberar Rp2 Milyar. Sejumlah fasilitas akan dibangun.
Tentunya masa pandemi ini ada banyak perubahan tata kelola wisata alam. Protokol kesehatan wajib diperhatikan demi memutus rantai penyebaran covid-19.
Kabupaten Bantaeng saat ini berstatus zona hijau. Diketahui zero kasus Covid-19 di Bantaeng. Meski demikian, sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Pemerintah telah mengeluarkan panduan protokol kesehatan, diantaranya pengunjung harus dalam kondisi sehat, selalu gunakan masker, jaga kebersihan tangan, dan jaga jarak tidak berkerumun
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin berharap setalah pengembangan kawawan wisata Air Terjun Bissappu, destinasi wisata ini bisa menarik minat wisatawan.
Bupati bergelar doktor pemerintahan ini juga meminta agar keasrian kawasan ini tetap terjaga. Tidak boleh ada sampah yang berserakan dan tidak ada kerusakan alam dari pembangunan itu.
“Fungsi wisata alam harus terus dipertahankan. Masyarakat lokal di kawasan ini juga harus terus diberdayakan. Prinsipnya, pembangunan ini untuk kenyamanan dan estetika,” katanya, Rabu 3 Juni 2021.
Plt Dinas Pariwisata Kabupaten Bantaeng, Asruddin mengatakan, pihaknya menyiapkan anggaran Rp2 miliar untuk pembangunan kawasan wisata itu. Air terjun ini akan dilengkapi fasilitas berupa jembatan penghubung.
Jembatan penghubung ini akan didesain untuk pengunjung agar bisa lebih dekat dari air terjun Bissappu ini. Berkat jembatan ini, pengunjung cukup berjalan kaki dengan santai untuk berada lebih dekat di kawasan air terjun.
“Ada beberapa fasilitas umum yang akan kita siapkan. Salah satunya jembatan penghubung ini,” kata Asruddin.
Dia menambahkan, selain jembatan penghubung, juga akan dibangun plaza pengunjung. Fasilitas ini dibangun sebagai titik kumpul utama pengunjung air terjun ini.
“Kita juga siapkan dia titik menara pandang. Dari menara ini, kita bisa menikmati panorama indah air terjun secara keseluruhan,” jelas dia.
Asruddin mengatakan, pembangunan fasilitas ini akan menggunakan APBD daerah. Tujuannya untuk membangkitkan kembali industri pariwisata di Bantaeng yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19 ini.
Dia mengaku, pembangunan fasilitas ini akan dimulai pada tahun ini pula. “Insyaallah kita akan segera mulai, tahun ini,” jelas dia. (*)

Comment