Luwu Timur, mediata.id -Osis UPT.SMAN 4 Luwu Timur menggelar Festival Budaya Gayapari 2023 berlangsung di halaman sekolah, Senin (12/06/202).
Kegiatan Festival Budaya (FesBud) yang diselenggarakan ini merupakan program kerja Osis UPT.SMAN 4 Luwu Timur periode 2022/2023 yang dibuka langsung oleh Kepala Sekolah, Adam, S.Pd,M.Si.
Menurut Ketua Panitia, Festival Budaya UPT.SMAN 4 Luwu Timur, menyampaiakan bahwa, Indonesia adalah negara yang memiliki beragam suku dan budaya, namun zaman yang terus berkembang diiringi dengan teknologi dan informasi menyebabkan sebagian generasi muda, khususnya pelajar tidak mengetahui budaya dan adat yang mereka miliki, sehingga kebudayaan yang dimiliki dapat tenggelam begitu saja jika tidak diketahui dan dilestarikan.
Kemudian Luwu Timur adalah salah satu kabupaten di provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki berbagai macam suku dan budaya, seperti padoe, pamona, toraja, jawa, bali, bugis, mamasa, dan masih banyak lagi, tetapi pelajar di daerah tersebut masih kurang akan kesadarannya dalam hal keinginan rasa tahu dan melestarikan budaya dan suku tersebut.Maka dari itu, diperlukan suatu cara untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya salah satunya dari lingkungan sekolah.
Dengan demikian , salah satu cara yang tepat untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya dan adat yang dimiliki ialah dengan mengadakan dan turut berpartisipasi dalam Festival Budaya yang direncanakan dan diprogramkan Seperti acara kita pada pagi hari ini yang Yaitu festival budaya gayapatri Gayapatri berasal dari dua kata yang diambil dari Bahasa Sansekerta. /Gayatri/ keanggunan, wibawa, dan keindahan. /Prapti/ kekuatan untuk menghasilkan sesuatu. Dengan keberagaman budaya Indonesia yang indah dan tiada duanya, kita dapat menghasilkan kekuatan untuk menciptakan identitas Nusantara yang kuat dan dengan tema “menyelami Kebudayaan nusantara”
Sementara dalam sambutannya, Kepala Sekolah UPT.SMAN 4 Luwu Timur, Adam, S.Pd, mengungkapkan bahwa Festival budaya oleh para siswa ini juga dimaksudkan agar mereka memiliki karakter Profil Pelajari Pancasila berbasis kearifan lokal ( Local Wisdom), Bahwa nilai-nilai budaya para orang tua dulu perlu selalu ditanamkan kepada para gegerasi muda.
“Saya bangga dan terharu atas kreativitas siswa/siswi, Artinya bahwa nilai nilai budaya para orang tua dulu, kita sudah tanamkan kepada para generasi muda,” ujarnya.
Sebatas informasi, bahwa Pada tanggal 12 Juni diadakan
Lomba fashion show dengan tema “Nusantara”
Lomba Tari kereasi Nusantara
Pada tanggal 13 juni
diperingati hari kartini dan mengadakan
Lomba Cosplay dengan Tema “Nasional”
Selanjutnya dilanjutkan dengan
Tari kreasi Nusantara
Hari ke-3, 14 juni yaitu hari terakhir
Diadakan lomba engkrang
Diadakn lomba Solo lagu daerah
Dan Hiburan serta penutup (*****)

Comment