MEDIATA.ID – Moment lebaran menjadi momentum merawat silaturahmi. Tak hanya silaturahmi dengan keluarga, tetapi juga dengan kolega, sahabat, dan teman semasa sekolah penting untuk dilakukan.
Seperti halnya yang digelar sejumlah alumni SMAN 2 Watampone, angkatan 1994. Mereka besepakat bertemu dan bekumpul kembali pada tahun ini di Kawasan Perumahan Dosen Unhas, Jalan Perintis Kemerdekaan tepatnya di GBScientist Cafe Makassar.
Menurut Andi Bayu Arief salah seorang Alumni, ia memilih tempat silaturahmi agar rekan se Alumninya mudah untuk menemukannya. Apalagi pemilik GBScientist Cafe adalah Alumni SMAN 2 Watampone yang menyandang gelar Arsitek ternama di Makassar. Dia adalah Ar Abdul Malik Musafir IAI merupakan juga Anggota Ikatan Arsitek Indonesia Sulawesi Selatan.
“Nah dari hasil pertemuan. Kami sepakati, kegiatan digelar pada Sabtu 5 April 2025, malam. Alias malam minggu. Waktunya usai shalat Isyah,” beber Andi Bayu Arief. Kata dia, saat acara berlangsung dirinya terkejut pasalnya peserta cukup ramai yang hadir.
“Banyak sekali Teman-teman Alumni SMAN 2 Watampone yang hadir. Mereka berbagai latar belakang pendidikan dan profesi saat ini. Di pertemuan kami penuh kehangatan layaknya masih seperti waktu sekolah kala itu,” tutur Andi Bayu.
Dia menyebutkan rekannya yang dihafal, yakni Andi Subhan Mustari, Awaluddin, Abdul Malik, Ahyar, Asri Takbir, Farida Hanafing, Andi Tietien, Irda, Andi Indah, Andi Bayu Arif, Rukmini, Buhaerah, Lukman Hidayat, dan Muh Abdillah.
Adapun Tema pembicaraan kata Andi Bayu. Itu bebas, melompat – lompat, kadang ke masa lalu, kadang masa sekarang, dan akan datang. ‘Tapi lebih banyak nostalgia masa sekolah,” ungkapnya sembari sumringah.
Beragam sajian yang disiapkan panitia pelaksana mereka menikmatinya sembari bercengkrama soal masa sekolah” Ya haru bahagia di momen pertemuan kami,” kata Andi Bayu lagi.
Pada pertemuan juga, salah satu pembicaraan yang mengemuka adalah info tentang mekanisme pendaftaran di perguruan perguruan tinggi untuk putra putri mereka. Dan sejumlah topik lainya.
“Yang penting dalam moment seperti ini adalah silaturahminya, saling memberi kabar bahwa kita semua masih sehat-sehat,” ujar Andi Bayu Arief (*)

Comment