Oleh: Tim Redaksi
MEDIATA.ID — Harga emas kembali menjadi sorotan para pelaku pasar menjelang Jumat, 16 Mei 2025. Setelah mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir, logam mulia ini diprediksi masih akan bergerak labil dengan kecenderungan melemah, seiring sejumlah faktor global yang memengaruhi sentimen investor.
Harga Dunia Diperkirakan Melemah
Berdasarkan analisis terkini dari sejumlah lembaga keuangan internasional, harga emas global berpotensi turun ke kisaran USD 3.090 per troy ounce. Prediksi ini didasari oleh kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat yang masih agresif, serta data inflasi terbaru yang lebih tinggi dari ekspektasi.
Namun, di sisi lain, beberapa analis memproyeksikan harga emas akan bertahan di atas USD 3.250 per ounce, dengan asumsi adanya koreksi teknikal dan potensi rebound jangka pendek. Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan meningkatnya permintaan dari bank sentral dunia juga menjadi faktor pendukung harga.
Harga Emas Antam di Indonesia
Sementara itu, di pasar domestik, harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada Kamis, 15 Mei 2025, tercatat Rp 1.866.000 per gram, turun Rp 7.000 dari hari sebelumnya. Harga buyback juga turun menjadi Rp 1.713.000 per gram. Tren ini kemungkinan besar masih akan berlanjut pada Jumat, seiring dengan tekanan harga emas dunia.
Faktor-Faktor Penggerak
Beberapa faktor utama yang memengaruhi harga emas menjelang akhir pekan ini antara lain:
- Kebijakan The Fed: Ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut menekan harga emas karena meningkatkan daya tarik dolar AS.
- Geopolitik dan permintaan fisik: Ketegangan global dan aksi beli dari bank sentral negara berkembang bisa menjadi penopang harga.
- Tekanan teknikal: Koreksi setelah reli panjang membuka peluang penurunan teknikal, meski tetap rawan rebound.
Kesimpulan
Pasar emas global pada Jumat, 16 Mei 2025, diprediksi masih akan bergerak dalam tekanan. Namun, volatilitas yang tinggi juga membuka peluang bagi investor jangka pendek yang jeli membaca momentum. Bagi investor jangka panjang, emas tetap menjadi aset lindung nilai yang solid di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Catatan: Prediksi ini bukan merupakan rekomendasi investasi. Selalu sesuaikan keputusan finansial Anda dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. (*)

Comment