MEDIATA.ID – Isu kependudukan menjadi sorotan utama dalam upaya menyongsong Visi Indonesia Emas 2045. Guna memastikan pemanfaatan bonus demografi secara optimal, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyelenggarakan kegiatan strategis yang melibatkan pemerintah daerah.
Pada Senin hingga Rabu, 15–17 Desember 2025, bertempat di Swiss-Belinn Panakukkang, Kota Makassar, Kemendukbangga/BKKBN Sulsel menggelar kegiatan Pra-Fasilitasi Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 bagi pemerintah daerah se-Sulawesi Selatan.
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, S.H., M.M., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa PJPK merupakan penyempurnaan dari Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) sekaligus wujud komitmen pemerintah dalam mentransformasi kebijakan pembangunan kependudukan.
“PJPK ini merupakan langkah nyata dalam melakukan transformasi kebijakan pembangunan kependudukan secara sistematis, berjenjang, dan berkelanjutan,” ujar Shodiqin, Selasa (16/12/2025).
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk menyinergikan PJPK ke dalam RPJMD agar kebijakan kependudukan menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan lima tahun ke depan.
“Sinergi ini diharapkan mampu mengoptimalkan peran para pemangku kepentingan di berbagai tingkatan,” jelasnya.
Para peserta yang terdiri dari perwakilan pemerintah daerah se-Sulawesi Selatan tampak antusias mengikuti diskusi, mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pencapaian tujuan nasional.
Menurut Shodiqin, integrasi PJPK ke dalam RPJMD menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan kependudukan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga pengendalian laju pertumbuhan penduduk.
“Melalui internalisasi peta jalan ini, diharapkan setiap daerah di Sulawesi Selatan memiliki panduan yang jelas dalam merumuskan program dan penganggaran yang berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga serta percepatan pembangunan,” pungkasnya. (*)
Eksplorasi konten lain dari mediata.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Comment