MEDIATA.ID — Seiring meningkatnya transaksi digital, Bank Sulselbar mengeluarkan peringatan resmi bagi seluruh nasabah untuk memperkuat kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan siber. Fokus utama edukasi kali ini menyasar dua modus yang kian marak: Phishing dan *Social Engineering.
Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie, menekankan bahwa mengenali bentuk kejahatan ini adalah kunci utama menghindari kerugian finansial yang fatal.
Mengenal Modus Operandi Pelaku
Pelaku penipuan digital umumnya menggunakan manipulasi untuk mendapatkan data pribadi nasabah:
Phishing: Pelaku menyamar sebagai institusi resmi (Bank atau E-commerce) melalui email atau pesan singkat. Mereka mengirimkan tautan (link) ke situs palsu yang dirancang semirip mungkin dengan aslinya untuk mencuri nomor PIN, kata sandi, hingga informasi kartu kredit.
Social Engineering (Rekayasa Sosial): Teknik manipulasi psikologis di mana pelaku menghubungi korban (telepon/pesan) dan berpura-pura menjadi petugas bank. Tujuannya adalah membujuk korban agar memberikan informasi rahasia secara sukarela.
6 Panduan Aman Bertransaksi dari Bank Sulselbar
Sebagai langkah preventif, Bank Sulselbar membagikan panduan utama bagi nasabah:
1. Verifikasi Pengirim: Selalu cek keaslian identitas pengirim pesan atau email.
2. Jangan Klik Tautan Sembarangan: Hindari mengklik tautan mencurigakan dari sumber yang tidak dikenal.
3. Jaga Kerahasiaan Data: Jangan pernah membagikan data pribadi (OTP, PIN, Password) kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai pegawai bank.
4. Waspada Lingkungan: Perhatikan situasi sekitar saat bertransaksi di ATM atau area publik.
5. Gunakan Jaringan Aman: Hindari menggunakan Wi-Fi publik saat mengakses aplikasi mobile banking.
6. Abaikan Hadiah Tak Resmi: Jangan mudah tergiur informasi undian berhadiah dari sumber yang tidak jelas.
Komitmen Keamanan
Bank Sulselbar menegaskan bahwa keamanan transaksi adalah tanggung jawab bersama. Peningkatan literasi digital diharapkan mampu membentengi masyarakat dari skema penipuan yang kian beragam.
“Kami berharap masyarakat semakin memahami risiko kejahatan digital dan mampu menjaga keamanan data pribadi serta transaksi keuangan mereka dengan lebih ketat,” ujar Hartani Djurnie, Minggu (8/3/2026).
Jika nasabah menemukan aktivitas mencurigakan atau mengalami kendala, segera hubungi layanan pengaduan resmi Bank Sulselbar di nomor **1500855**.

Comment